Pangdam Agus Marah, Minta Anggota Dewan Ini Ditindak

Pangdam Agus Marah, Minta Anggota Dewan Ini Ditindak

RADAR MAKASSAR – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VII Wirabuana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Agus Surya Bakti memerintahkan Polisi Militer (POM) segera mengusut pemukulan terhadap PNS Kodim 1412 Maros,  Nurhaidah yang diduga dianiaya oleh Ikrar Kaharuddin, Anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Fraksi Partai Demokrat di depan Anjungan Pantai Losari, Jumat, 1 Januari 2016, Sekitar pukul 20.30 Wita.

” Saya prihatin dengan sikap anggota dewan yang terhormat. Mestinya menjadi contoh tauladan kepada masyarakat, tapi melakukan penganiayaan kepada wanita,” jelasnya kepada Radar Makassar.

Menurut dia, pihaknya akan segera menyelidiki kasus tersebut jika benar adanya.

“Saya sudah perintahkan POM usut dan dampingi anggota untuk  menyelesaikan secara hukum,” tegas Agus sapaan Pangdam TNI.

Ia berharap kedepannya agar Dewan tersebut menjadi contoh tauladan, agar masyarakat lebih percaya lagi.

“Saya nenghimbau agar tidak terjadi lagi dan jadilah contoh tehadap masyararakat,” tandasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Nurhaidah, bahwa pemukulan dilakukan Ikrar usai bersantap pisang epe bersama keluarganya di depan RS Stella Maris. saat hendak menyeberang menuju Anjungan Pantai Losari, Ikrar yang mengendarai mobil berjenis Robicon bernopol DD 2 HI tiba-tiba menabrak Nurhaidah.

“Saat di tengah jalan, saya ditabrak oleh pelaku pada bagian paha kiri sehingga saya mendatangi pelaku tepatnya di pintu mobil bagian sopir,” ucapnya.

Pasca kecelakaan, pertengkaran mulut pun tak terelakkan, Ikrar yang geram ditantang oleh Nurhaeda tiba-tiba menghujani pipi sebelah kanan wanita asal BTN Kodam III Makassar kemudian kabur meninggalkan TKP. (Fly/omr)

No Responses

Leave a Reply