Resistensi Antibiotik Picu Masalah Baru

Resistensi Antibiotik Picu Masalah Baru

Resistensi antibiotik memunculkan masalah baru. Penyakit gonore yang selama ini bisa disembuhkan dengan antibiotik bisa jadi lebih berbahaya karena bakterinya bermutasi dan kebal obat.

Gonore atau kencing nanah merupakan penyakit infeksi yang menular melalui hubungan seksual tidak aman. Prof Cheryl Jones, presiden Australasian Society for Infectious Diseases, mengatakan ancaman kencing nanah kebal obat sudah muncul di Australia. Sayangnya belum banyak perhatian yang diberikan pada hal ini.

“Bahkan minggu lalu terjadi wabah di kota Newcastle, New South Wales. Untungnya sebagian besar wilayah Australia tidak padat penduduk. Di tempat-tempat ini penisilin biasa masih bisa bekerja,” tutur Prof Jones, dikutip dari ABC Australia, Selasa (5/1/2016).

Baca juga: Kasus Bakteri yang Kebal Antibiotik Juga Muncul di Inggris 

Penisilin oral merupakan antibiotik yang biasa digunakan untuk mengatasi kencing nanah. Obat ini dikatakan Prof Jones masih mempan digunakan di daerah-daerah pedesaan. Namun untuk daerah perkotaan, obat ini sudah tak lagi memberikan efek yang diharapkan.

Hal ini membuat sebagian dokter di kota memberikan antibiotik mahal dan berbeda-beda jenis. Jika praktik ini tetap dilakukan, bisa jadi masalah-masalah baru akan muncul.

Selain munculnya resistensi antibiotik, obat-obat yang seakrang digunakan memiliki efek samping yang tidak menyenangkan untuk pasien. Belum lagi risiko menjalani rawat inap di rumah sakit dan pengembangan antibiotik yang lamban.

Karena itu Prof Jones berpesan agar masyarakat lebih waspada dan mau menggunakan kondom ketika berhubungan seksual. Ia juga berpesan kepada tenaga kesehatan untuk tidak berlebihan menggunakan antibiotik agar risiko resistensi tak semakin besar.

“Jika Anda mengalami gejala-gejala kencing nanah, segera hubungi dokter Anda. Namun alangkah lebih baik jika Anda mencegah dengan menggunakan kondom,” paparnya. (*/)

No Responses

Leave a Reply