Kemenag : Travel Umroh Yang Tidak Berizin Harus Ditutup

Kemenag : Travel Umroh Yang Tidak Berizin Harus Ditutup

RADARMAKASSAR.COM – Pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU), Iskandar Fellang, mengatakan, travel perjalanan Umroh yangvtidak resmi atau tidak berizin harus dibasmi agar tidak merugikan masyarakat.

Iskandar menerangkan, sampai saat ini total jumlah travel perjalanan Umroh yang resmi terdaftar di Kanwil Kemenag Sulsel yaitu sebanyak 35 travel.

“Sampai saat ini ada 35 jumlah travel perjalanan Umroh yang resmi dan terdaftar di Kemenag Sulsel. Ada yang izinnya lokal, ada juga yang langsung dari pusat. Selebihnya itu tidak resmi,” kata Iskandar, saat dihubungi, Rabu (6/1).

Saat ditanya apakah pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak perizinan maupun Disperindag Kota Makassar terkait pendataan travel perjalanan Umroh yang resmi yang ada di Kota Makassar, Iskandar mengatakan, pihaknya tidak memiliki jalur koordinasi kesana, akan tetapi persyaratan untuk sebuah travel agar bjsa terdaftar di Kemenag salah satunya adalah harus ada izin atau berkas yang dilengkapi dari Dinas Perizinan, Dinas Pariwisata maupun Disperindag setempat sebelum mengajukan penerbitan perizinan dari Kemenag.

“Kita tidak ada kewajiban untuk berkoordinasi kesana, yang benar itu, kita (Kemenag) hanya memberikan izin kepada travel yang sudah lengkap persyaratannya, termasuk izin dari Dinas terkait di daerah masing-masing. Jadi travel-travel itu ke Dinas-Dinas itu dulu, baru ke kita,” ujarnya.
(opa)

No Responses

Leave a Reply