Wah, Kaban BLHD Sebut Tambang Liar Perlu Dilegalkan

Wah, Kaban BLHD Sebut Tambang Liar Perlu Dilegalkan

RADARMAKASSAR.COM – Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasbi Nur, menilai maraknya penambangan tanpa izin atau penambangan liar bisa diatasi dengan merangkul mereka untuk diberikan legalitas.

Menurut Hasbi, pelaku penambangan liar yang sebagian besar adalah masyarakat akan sulit dibina dan diarahkan jika kegiatan mereka ilegal. Hal itu justru akan semakin mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi, maka langkah yang harus dilakukan dikatakannya adalah memberikan pembinaan dan pengertian mengenai tata cara penambangan yang baik dan benar. Itu hanya bisa dilaksanakan jika aktivitas mereka memiliki legalitas.

“Saya sudah pernah sarankan, ini kan masyarakat. Ini harus dilegalkan saja. Kalau dia ilegal justru akan sulit dibina dan akan melakukan kegiatan dengan tidak benar,” ujar Hasbi, saat ditemui di ruang kerjanya.

Hasbi melanjutkan, selain lebih mudah dalam hal pembinaan, dengan adanya legalitas maka para pelaku tersebut akan lebih mudah diawasi atau dikontrol oleh pemerintah.

Hasbi juga menyebut solusi lain selain memberikan legalitas pada kegiatan mereka yaitu dengan penegakan hukum yang tegas, tetapi itu tidak akan banyak mengurangi keruakan lingkungan karena selama ini, meski ditindaki nantinya akan muncul lagi penambang lain.

“Kalau ilegal banyak yang rusak karena mereka berpikir menggali dimana orang tidak tahu, itu akhirnya menyebabkan daerah aliran sungai (DAS) semakin lebar,” ungkapnya.

Lebih jauh Hasbi mengatakan, dengan pemberian legalitas, maka pihak BLHD Provinsi maupun Kabupaten/Kota bisa berperan dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih besar.

“Dinas perizinan harus beri kemudahan, karena kita sebagai pemerintah harus membina dan membantu pengusaha kecil. Kalau ilegal kan lucu kalau kita bina, nanti justru bermasalah,” ucapnya. (opa)

No Responses

Leave a Reply