Apakah Messi Layak Yang Terbaik?

Apakah Messi Layak Yang Terbaik?

Bintang Barcelona dan Argentina, Lionel Messi, meraih lima Ballon d’Or sebagai pemain terbaik, yang belum pernah diraih pemain lainnya. Tapi apakah dia memang yang terbaik?

1. YA

Berdasarkan pencapaian di klubnya, Messi benar-benar luar biasa.

Penghargaan Ballon d’Or yang kelima untuknyamerupakan pengakuan besar atas musim tanding saat ini: dia menjadi pemain yang paling berbahaya yang pernah mengenakan kaus Barcelona.

Messi sudah masuk dalam para pemain elite dunia selama satu dekade. Sepuluh tahun lalu dia ‘sendirian’ menghancurkan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions, yang memperlihatkan bahwa dia sudah beroperasi pada level permainan tertinggi.

Dan sampai saat ini dia belum berhenti, dengan tingkat konsistensi yang tidak bisa diimbangi oleh rekan satu negaranya, Diego Maradona, yang juga menjadi saingannya untuk menjadi pemain terbaik dunia sepanjang masa.

Messi pertama kali dicalonkan untuk meraih Ballon d’Or tahun 2007 dan berada di peringkat tiga di bawah pemain Manchester United, Cristiano Ronaldo, dengan pemenangnya Kaka dari AC Milan.

Tahun itulah yang terakhir kali pemenangnya bukan Messi atau Ronaldo.

Lionel Messi dan Cristiano RonaldoImage copyrightGetty
Image captionLionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi Ballon d’Or sejak tahun 2007.

Kini Kaka sudah memudar dengan main di Liga Amerika Serikat, MLS, sementara Messi tetap prima musim demi musim.

Namun kariernya yang luar biasa itu adalah konsistensi.

Dia belum berusia 30 tahun dan kejagoannya di depan gawang menempatkan dia menjadi pencetak gol terbanyak Barcelona, ketika usianya baru 25 tahun.

Saat ini dia memegang rekor pencetak gol terbanyak di La Liga, terbanyak dalam satu musim (50 gol), terbanyak dalam satu tahun kalender (90), terbanyak di Liga Champions (lima) dan juga tertinggi sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Champions (lima kali).

Lionel MessiImage copyrightAFP
Image captionTapi apa yang sudah Anda lakukan untuk negara Anda Messi?

Dan itu menjadi indikator betapa hebatnya dia, karena lawan-lawan di Liga Champions yang lebih kuat dari yang sebelumnya.

Ketika para pendahulu Messi mencatat rekor-rekor di Liga Champions tersebut, mereka mungkin hanya menghadapi satu atau dua klub yang kuat sebelum meraih juara Piala Eropa, karena sistem gugur kejuaraan dan fakta bahwa hanya juara liga di masing-masing negara yang lolos.

Namun sekarang klub yang ingin meraih juara Liga Champions harus menghadapi klub-klub terbaik dari Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Spanyol, dan Belanda.

Dalam situasi itu, Messi tetap mencetak gol demi gol.

PeleImage copyrightAP
Image captionPele meraih Piala Dunia sampai tiga kali.

Dan dia melakukannya dengan senyum dan kerendahan hati yang membuat para penggemarnya di seluruh dunia jadi jatuh hati, berbeda dengan pemain terbaik lainnya, Cristiano Ronaldo.

2. TIDAK

Selalu, perdebatan tentang pemain terbaik dunia sepanjang masa berputar pada ‘berapa kali’.

Dan tidak diragukan lagi, dua pemain yang selama ini dianggap terbaik, Pele dan Diego Maradona, melakukan sesuatu untuk negaranya.

Fakta bahwa Pele merupakan satu-satunya pemain yang meraih tiga Piala Dunia mungkin menjadi statistik yang paling menentukan.

Walau catatannya sebanyak 1.281 gol dari 1.363 pertandingan merupakan peringkat ketiga sebagai bukti yang yang cukup penting, namun masih di bawah catatan Messi.

MaradonaImage copyrightAP
Image captionOrang akan terus mengenang penampilan gemilang Maradona di Piala Dunia 1986.

Sementara Maradona mungkin hanya meraih satu Piala Dunia, yaitu tahun 1986, namun dia seperti melakukannya sendirian. Gol keduanya ke gawang Inggris dalam pertandingan perempat final pada Pala Dunia 1986 itu merupakan sesuatu yang sempurna.

Maradona juga melakukan hal yang sama untuk klubnya, Napoli, dengan merebut dua gelar juara Italia -1987 dan 1990- serta juara UEFA tahun 1989.

Sementara Messi beruntung berada dalam keadaan puncak bersama dengan para pemain-pemain hebat di Barcelona, seperti Iniesta, Xavi, Luis Suarez, dan Neymar.

Ketika Messi cedera selama dua bulan, Barcelona meminta Neymar yang melaju dan mereka tetap juga menang.

Salah satu klise yang sering dilontarkan kepada Messi adalah melakukan hal yang sama untuk klub kepada negara, dan klise itu ada benarnya juga.

Argentina mengandalkan Messi untuk bersinar di Piala Dunia maupun Piala Amerika, namun belum terjadi.

Gol-golnya memang penting dalam mengantarkan Argentina ke final Piala Dunia 2014 namun saat pertandingan final melawan Jerman -panggung sepak bola dunia yang paling penting- dia tampil ‘senyap’ dan tidak berhasil memanfaatkan satu peluang besar untuk mencetak gol ketika kedudukan masih 0-0.

Perlu pula dicatat bahwa baik Pele maupun Maradona untuk meraih Ballon d’Or karena pada masa itu hanya untuk pemain di Eropa sehingga tidak bisa dibandingkan dengan lima Ballon d’Or yang diraih Messi.

No Responses

Leave a Reply