Bea-Cukai SulSel Klaim Pecahkan Rekor Baru

Bea-Cukai SulSel Klaim Pecahkan Rekor Baru

radarmakassar.com – Makassar (13/1) Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Kementrian Keuangan, Ditjen Perdagangan Luar Negeri (Daglu) Kementrian Perdagangan, Porli dan TNI melakukan penegakan hukum dengan mengoptimalkan manajemen resiko terintgrasi bersama lembaga atau instansi terkait.

Heru Pambudi selaku Dirjen Bea dan Cukai Sulawesi menyampaikan, selama tahun 2015, berdasarkan informasi dan kerjasama dari Ditjen Daglu, Polri, TNI dan Kantor Wilayah DJBC Sulawesi berhasil menegah barang-barang berpotensi merugikan negara dan berdampak negatif pada masyarakat, barang-barang tersebut adalah:

1. Hasil Tembakau dengan barang bukti sebanyak 40.642.947 batang yang berpotensi kerugian negara sebanyak Rp 10.770.386.255.

2. Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dengan barang bukti sebanyak 59.913 botol dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 10.278.248.262.

3. Barang Larangan Pembatasan (Lartas) berupa NPP, softgun, sex toys, dan balepres yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp 12.225.384.172.

Dari ketiga jenis barang tersebut memiliki total potensi kerugian negara sebesar Rp 33.274.019.053.

Menurut Heru, hasil penindakan tersebut merupakan rekor penindakan terbesar dalam sejarah keberadaan bea dan cukai di Sulawesi.

“Ini merupakan rekor penindakan terbesar dalam sejarah keberadaan bea dan cukai di Sulawesi,” ujarnya.

No Responses

Leave a Reply