Pasca Pelantikan, Kepsek Sibuk

Pasca Pelantikan, Kepsek Sibuk

Pasca pelantikan 435 kepala sekolah se-Kota Makassar yang disertai pengambilan sumpah, penandatangan pakta integritas 18 poin kerja kepsek, para kepsek yang lulus dituntut untuk melakukan serah terima sesegara mungkin agar tidak menghambat proses kerja dilingkungan sekolah baik yang akan ditinggalkan maupun yang baru akan ditempati.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto setelah memimpin pengambilan sumpah di tempat pembuangan akhir (TPA) Tamangapa Kecamatan Manggala, Selasa (30/3) pagi. Menanggapi hal tersebut, mantan kepala SD Inpres Bung Hj Patanuri menjelaskan, sebelum meninggalkan sekolah lamanya ia akan menyelesaikan tugasnya terkait pembukuan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS), administrasi dan membuat berita acara untuk menyerahkan jabatannya pada kepala sekolah yang baru.
“Selain itu, saya juga memberi pengertian pada guru-guru saya, kiranya terdapat permasalah yang tertinggal, untuk segera menghubungi saya, agar cepat diselesaikan. Alangkah tidak baiknya jika saya tinggalkan masalah di sekolah lama saya,” kata Patanuri pada Radar Makassar.
Selanjutnya, Hj Ptanuri juga akan melakukan langkah-langkah awal setibanya di sekolah barunya dimana dia ditempatkan, SD Inpres Tamalanrea II. Ia mengatakan, akan mengajak pihak guru yang ada di SD barunya, untuk rapat sebagai bentuk pendekatan awal juga untuk mengetahui kekurangan, kelebihan serta kebutuhannya. Tak luput perihal potensi-potensi yang telah dimiliki untuk dikembangkan.
“Setelah itu, baru kita mulai jalankan 18 poin untuk mewujudkan sekolah bintang lima sesuai arahan Wali Kota kita,” ungkapnya.
Terpisah, kepala SMP 8 Makassar Hikmah Manganni yang dipindah tugaskan ke Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Panakkukang, mengatakan bahwa terdapat empat kepala SMP yang naik menjadi pengurus di UPTD kecamatannya. Adapun kepsek yang pindah tugas yaitu kepala SMP Negeri 18 Makassar Matturungan yang berpindah ke UPTD Pendidikan di Kecamatan Biringkanaya, kepala SMP Negeri 13 Makassar Muhammad Arif ke UPTD di Kecamatan Manggala, kepala SMP 38 Makassar Baharuddin ke UPTD di Kecamatan Rappocini.
“Ada empat kepala SMP yang dipindahkan ke UPTD pendidikannya masing-masing, termasuk saya, sekarang saya akan jadi bagian struktural di UPTD pendidikan Kecamatan Panakukkang, banyak yang akan kita lakukan mulai dari pemetaan dan melakukan kontrol,” katanya saat ditemui.
Yang paling penting, lanjutnya, adalah mewujudkan keinginan Wali Kota untuk menyekolahkan semua anak tanpa terkecuali. (zan)

No Responses

Leave a Reply