Ramli Akui Bantu Putrinya Membunuh Mansyur

Ramli Akui Bantu Putrinya Membunuh Mansyur

RADAR ONLINE, SIDRAP– Teka teki tentang pelaku lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan di Desa Mario, Kecamatan Kulo, Sidrap, Selasa, 29 Maret lalu, akhirnya polisi menemui titik terang.

Penyidik Sat Reskrim Polres Sidrap memastikan adanya pelaku lain dalam pembunuhan sadis itu. Selain Rahmawati (20) , ayahnya Ramli (60), juga dipastikan ikut andil atas tewasnya Mansyur (45) yang dibunuh secara sadis di kompleks SPP Negeri, Puncak Mario, Sidrap.

Kapolres Sidrap, AKBP M Anggi Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Chandra Yudha Pranata, mengaku telah mendapatkan bukti kuat akan keterlibatan Ramli. Sebaliknya, Ramli juga telah mengakui perbuatannya itu.

Kata dia, sarung parang yang ditemukan polisi di rumah Ramli, menjadi petunjuk penting keterlibatan Ramli di kasus itu. Sarung parang itu, identik dengan parang yang dipakai membunuh.

“Ayahnya itu (Ramli,red), sudah mengakui perbuatannya ikut serta dalam pembunuhan itu, namun, yang bersangkutan belum kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Chandra, Senin, 11 April.

Manurutnya, Ramli akan ditetapkan sebagai tersangka baru, setelah penyidik menggelar reka ulang lanjutan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Reka ulang penting, untuk mengetahui peran Ramli.

Dengan adanya fakta baru serta pengakuan Ramli itu, beber Chandra, dipastikan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) awal milik putrinya, Rahmawati yang telah ditetapkan tersangka, akan diubah.

Menurutnya, ada beberapa keterangan Rahmawati dalam BAP yang tidak sesuai dengan krnologis kejadian pembunuhan itu. Awalnya, kata Chandra, Rahmawati ngotot melakukan pembunuhan itu seorang diri.

“Mengingat adanya fakta baru, maka otomatis BAP akan disempurnakan lagi. Rahmawati yang kini kami titip di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II.B Sidrap, akan dibawa ke kantor polisi lagi untuk diperiksa,” kata Chandra. (Hasman Hanafi)

No Responses

Leave a Reply