Pemeriksaan Urin di Rutan Sidrap Terkesan Formalitas

Pemeriksaan Urin di Rutan Sidrap Terkesan Formalitas

RADAR ONLINE, SIDRAP — Tim Kemenkumham Provinsi Sulsel yang turun melakukan pemeriksaan terhadap warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sidrap, di Pangkajene, Jumat 22 April, terkesan formalitas belaka.

Pasalnya, tim Kemenkumham  bersama sejumlah personil anggota Polres Sidrap yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Makkanenneng, hanya melakukan tes urin untuk 20 orang warga binaan dan 10 petugas sipir Rutan.

Alasannya, tim yang turun tersebut hanya membawa alat tes urin secara terbatas, sehingga warga binaan yang didominasi kasus narkoba, lolos dari pemeriksaaan.

Ketua LSM Gerakan Anti Madat (Geram), Marlin Fimah, di Pangkajene, Sidrap, kemarin, mengatakan program pemeriksaan urin yang dilakukan pihak Kemenkumham terhadap seluruh warga binaan Rutan dan Lapas, sebaiknya didampingi pihak BNNP Sulsel guna menghindari dugaan negatif terkait kegiatan itu, apalagi hasil yang didapat semuanya negatif.

“Saya sangsikan hasil tes urin itu, masa jeruk makan jeruk. Artinya, tidak mungkin petugas Kemenkumham mau jelekkan institusinya sendiri. Untuk menghindari dugaan miring berbagai pihak, sebaiknya tes urin dilakukan pihak independen dan bersifat rahasia untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” kata Marlin. (Hasman Hanafi)

No Responses

Leave a Reply