Dilarang Tayangkan Quick Count Saat Pemungutan Suara

Dilarang Tayangkan Quick Count Saat Pemungutan Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang proses penghitungan cepat (quick count) ditayangkan pada waktu penghitungan cepat. Pemungutan suara di 101 daerah akan dilangsungkan pada pukul 07.00 hingga 13.00 waktu setempat.

Komisioner KPU Ferry Rizky Kurniansyah mengatakan, masyarakat telah memiliki preferensi calon kepala daerah. Namun, dengan penanyangan penghitungan cepat, ia khawatir terjadi penggiringan suara.

“Jangan sampai jam 07.00-13.00 itu menayangkan hasil dari quick count, itu kan melakukan proses penggiringan masyarakat yang saya yakin sudah punya preferensi memilih,” kata Ferry di Jakarta, Selasa (14/2).

Selain lembaga survei, KPU juga melarang media massa untuk menampilkan hasil penghitungan cepat. Penghitungan cepat baru bisa dilaksanakan dua jam setelah pemungutan suara selesai.

“Pada prinsipnya boleh namun tetap ada mekanisme yang harua dijalankan dalam aktivitas proses pengumumannya supaya tidak menggiring pemilih,” ucap Ferry.

Ferry mengingatkan kepada masyarakat dan tim sukses pasangan calon bahwa hasil perhitungan cepat bukanlah hasil resmi. Ia berharap masyarat dan tim sukses dapat menunggu hasil resmi yang dikeluarkan oleh KPU.

Untuk mengetahui penghitungan suara secara real count, Ferry menuturkan masyarakat dapat mengakses laman KPU di pilkada2017.KPU.go.id.

“Timses mohon menahan diri, hasilnya kan akan diumumkan. Kami juga akan melakukan proses real count dengan sistem informasi perhitungan suara,” ujar Ferry.(kc)

No Responses

Leave a Reply