Opini WTP Sulsel Disoal

Opini WTP Sulsel Disoal
Ilustrasi

Memberikan status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi Sulsel secara berturut turut sejak 2009 hingga sekarang, sejumlah aktivis anti korupsi di Sulsel berencana akan melaporkan para auditur Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat. Utamanya para auditur yang memeriksa keuangan Pemprov Sulsel tahun anggaran 2008-2015.

Salah seorang aktivis, Bastian Lubis menganggap, sejak awal BPK telah beberapa kali diingatkan agar tidak memberi WTP pada Pemprov Sulsel. Pasalnya, sejak 2008 ada anggaran yang tekor sebesar Rp24 miliar yang merupakan temuan BPK sendiri.

Menurutnya, pada dasarnya hal ini harus segera ditutupi karena devinisinya adalah kerugian negara, tapi pemeriksa BPK justru pada tahun 2010-2012 malah mengabaikan hal ini. Ironisnya, BPK malah menutup kekurangan dana Rp24 miliar lebih itu.

“Yang bikin kecewa karena BPK yang jelas mengetahui adanya ketekoran Rp24 miliar dan malah menutup bukukan piutang itu. Padahal dalam UU BPK seharusnya jika pemeriksa mendapatkan temuan adanya indikasi tindak pidana (dalam hal ini ketekoran kas), dalam waktu sesegera mungkin melaporkan hal tersebut ke penegak hukum, karena kalau tidak dilaporkan, maka para pemeriksa yang akan kena pidana,” terang Bastian. Olehnya itu, menurut Bastian para auditur atau pemeriksa sejak 2007-2015 ini patutnya dilapor, apalagi pihaknya menduga ada upaya pemufakatan, dimana menutupi hal terebut tidak lain untuk mendapatkan bantuan PIP sebesar Rp500 miliar yang sudah dicairkan.

Bastian menyebut, pada 2009 lalu, sekretaris daerah sudah mengeluarkan surat pertanggungjawaban mutlak sehingga secara tidak langsung menjadi piutang pada kas pemerintah. “Olehnya itu, dalam waktu dekat kami akan segera melaporkan hal ini ke KPK sebagai sebuah perbuatan melawan hukum,” tegas Bastian. (dir/awy)

One Response

  1. PNS LutimFebruary 20, 2017 at 6:04 amReply

    oi Bastian…selesaikan dulu Korupsimu di Malili… masih ada 2 M belum kau bayar…banyak critamu…

Leave a Reply