DPP Segera Putuskan Ketua Gerindra Sulsel

DPP Segera Putuskan Ketua Gerindra Sulsel
Apiaty Amin Syam

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra akan memutuskan kepengurusan yang sah atas kekisruhan Gerindra di Sulawesi Selatan, pasca mundurnya La Tinro La Tunrung beberapa bulan lalu.

Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Endang S Thohari Dess mengatakan dalam waktu dekat Badan Seleksi Organisasi (BSO) akan memutuskan kepengurusan yang sah atas kekisruhan antara kepemimpinan Idris Manggabarani dengan kepengurusan lama dengan sekertaris Apiaty Amin Syam.

Ia mengaku keputusan tersebut adalah hak dan kewenangan petinggi partai yang ada di DPP. Dengan mempertimbangkan kepengurusan yang layak memegang tongkat estafet kepemimpinan pasca La Tinro La Tunrung.

“Secepatnya akan diputuskan oleh BSO karena ada persetujuan petinggi dengan melihat loyalitas, mandiri, militansi, dengan melihat indikator kerja dengan objektif,” kata Endang usai menghadiri acara pendidikan politik kader Gerindra, Rabu (22/2).

Sementara Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Apiyati Amin Syam, meminta kepada Idris Manggabarani dan Rusdin Tabi untuk segera menghentikan manuver yang sifatnya inkonstitusional. Jika tidak, surat teguran secara tertulis akan dilayangkan untuk yang kedua kalinya.

Idris Manggabarani dan Rusdin Tabi dianggap telah melakukan tindakan di luar mekanisme partai. Mereka memasang baliho yang masing-masing tertulis Idris Manggabarani sebagai Ketua DPD Gerindra Sulsel, sementara Rusdin Tabi sebagai Sekretaris DPD Gerindra.

Apiyati menilai bahwa tindakan keduanya bisa mencederai partai di mata masyarakat. Karena menurutnya, dialah Sekretaris yang sah karena ada SK kepengurusan yang ia kantongi pada saat Latinro Latunreng masih memimpin Gerindra Sulsel.

“Menciptakan dualisme kepengurusan dan mengingkari pengurus yang sah sesuai aturan dan mekanisme organisasi, jelas merupakan tindakan yang dapat mencederai organisasi,” kata Apiyati baru-baru ini.

Apiyati mengaku DPD Gerindra Sulsel yang sah telah melaporkan pelanggaran ini kepada DPP Gerindra dan segera akan ditindaklanjuti oleh Wasekjend DPP merangkap Direktur Eksekutif Sekretariat DPP.

Sementara Ketua DPD I Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani, membantah dan mengatakan jika di partai yang dia nakohdai saat ini, tidak ada kubu atauapun dualisme. Menurutnya, apa yang dilakukan saat ini hanya merupakan perintah dari Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto, setelah dirinya ditunjuk sebagai ketuaDPD I Gerindra Sulsel beberapa bulan yang lalu menggantikan Latinro Latunreng.

“Tidak ada kubu dan dualisme, kita hanya menjalankan tugas dari DPP agar kepartaian tidak fakum setelah Pak Latinro mengundurkan diri dan kebetulan saya yang diberi amanah oleh pak ketua umum,” jelasnya beberapa hari yang lalu setelah melaksanakan dzikir bersama anak yatim dalam rangka hari jadi Partai Gerindra yang ke-9 tahun. (kas)

No Responses

Leave a Reply