Ini Kandidat PB PMII dan Kopri yang Hadiri Debat Pra Kongres PMII di Makassar

Ini Kandidat PB PMII dan Kopri yang Hadiri Debat Pra Kongres PMII di Makassar

Meski diisukan bakal kacau dan ditolak Pra Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di Makassar berjalan aman, dan dihadiri 5 bakal calon ketua umum PB PMII dari 15 bakal calon, dan 3 bakal calon kandidat PB Kopri dari 5 bakal calon.

Berikut nama-nama bakal calon ketua umum PB PMII yang dihadir di debat kandidat, Rabu (1/4/2017) dilansir BPK, diantaranya Taufiq Nurrahim, Iden Robert Ulum, M Zeni, Mulyadin Permana, Muh Syarif Hidayatullah. Sementara bakal calon ketua umum PB Korpri diantaranya Athik Hidyatul Umma, Septi Rahmawati, dan Liazul Kholifah.

Sekretaris Badan Pekerja Kongres, Munawir Arafat mengatakan, menurut informasi ada yang memang punya kendala dan alasan yang lain, tapi ada juga yang dikabarkan takut pra kongres disini kacau.
Meski demikian, Munawir memaklumi ketidak hadiran para calon ketua umum tersebut. “Pra kongres ini kan dibagi menjadi 5 zona, yakni Makassar, Solo, Pontianak, Bandung, dan Medan,” katanya.

Ketua PMII Kota Parepare, Nurham mengapresiasi kinerja badan pekerja kongres, yang dinilainya merupakan bentuk kemajuan dalam penjaringan bakal calon ketua umum di tubuh PB PMII.

“Kader tak lagi memilih kucing dalam karung, karena para kandidat diuji kapasitasnya melalui seleksi adminstratif dan personal skill dalam debat kandidat,” terangnya.

Meski demikian, ketidak hadiran beberapa kandidat bukanlah hal yang patut dipersoalkan. “Itu pilihan mereka tak hadir pada pra kongres Makassar. Meski ada juga isu yang saya dengar, bahwa akan dikacaukan oleh pihak yang kecewa atas kinerja BPK,” katanya.

Nurhan menilai oknum yang hendak merusak jalannya pra kongres adalah mereka yang tak ingin melihat PMII ini menjadi organisasi yang berkeadaban.

Lain halnya, Ketua PMII Bulukumba, Amin Lahaseng. Dia menegaskan bahwa yang tak hadir di Makassar merupakan kandidat yang tak layak dipilih.

“Ini pra kongres pertama, dan seharusnya dihadiri oleh semua calon ketua. Jika mereka takut akan isu miring, berarti mereka bermental kerupuk. Isu saja takut dihadapi bagaimana mau hadapi kader Makassar yang dikenalnya keras dalam tanda kutip,” pungkasnya.
Kongres PMII sendiri bakal digelar di Kota Palu Sulawesi Tengah, Mei mendatang.(dir)

No Responses

Leave a Reply