Underpass Difungsikan Sebelum Idul Fitri

Underpass Difungsikan Sebelum Idul Fitri

Pengerjaan underpass simpang lima Mandai terus digenjot. Rencananya, jalan ini akan digunakan sebelum idul fitri untuk mengurai kemacetan arus mudik. Progress pengerjaan simpang lima mandai ini sudah mencapai 74,94 persen.

Dibawah naungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII, proyek Underpass dipastikan rampung sebelum Idul Fitri. Tepatnya 11 Juni mendatang, underpass simpang lima untuk pertama kalinya sudah bisa lalui pengemudi.

Kasatker Pelaksanaan Jalan Metropolitan BBPJN XIII Rahman Djamil mengungkapkan, pihaknya memprioritaskan penggalian dan perlengkapan dalam terowongan dengan tambahan anggaran Rp52 miliar dari total nilai kontrak Rp169 miliar.

“Kita sisa fokus kerjanya pada penggalian terowongan dan aksesoris, baik di terowongan maupun di bagian atas. Panjangnya 50 meter dengan lebar 24 meter di dalamnya ada frontave,”jelas Rahman saat melakukan peninjauan bersama Gubernur Sulsel, Rabu (15/3).

Dari jarak Underpass sejauh 1,50 km, masih ada 110 meter masih dalam tahap pengerjaan. Semuanya bagian terowongan. “Semua pekerjaan yang bagian atas sudah selesai. Tinggal fungsional dibagian terowongan. Masih ada 110 meter yang haris dikerjakan. Insyah Allah sesuai dengan instruksi Pak Gubernur, ini akan diselesaikan sebelum lebaran akan kita kejar,” tambahnya.

Termasuk dengan aksesoris, lanjut Rahman, nantinya Underpass ini akan dilengkapi dengan taman bundar berdiameter 30 dan bundaran kolam layaknya kolam bundaran HI yang berdiameter 40. Pihaknya juga mendatangkan khusus kontraktor asal Surabaya untuk pengerjaan taman dan kolam.

“Untuk pekerjaan taman, kita akan fokuskan pada tanggal 22 bulan ini. Posisi kita akan selesai pada April hingga Juni. Aksesorisnya nanti ada ornamen tiga etnis rumah adat Toraja. Sudah ada kontraktor dari Surabaya untuk mengerjakan bundarannya, air mancur seperti di bundaran HI,” jelas Rahman.

Untuk saat ini, Rahman mengaku sudah tak ada kendala. Hanya saja, mereka bekerja tergantung cuaca. Jika kadar hujan tinggi, maka pengerjaan bisa diberhentikan sementara. Namun dengan melihat kondisi cuaca saat ini, pihaknya optimis dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan kegembiraannya dengan kemajuan proyek jalan yang tepat waktu. Apalagi, dalam waktu lima tahun terakhir, volume kendaraan yang masuk ke Kota Makassar semakin meningkat. Underpass simpang lima juga dinilainya unik dan strategis, karena langsung menghubungkan airport internasional dan jalan tol ke pelabuhan.

“Ini menjadi sebuah kebutuhan yang penting yang sangat strategis dalam mencoba memperlancar kepentingan yang ada, khususnya transportasi bagi masyarakat karena daerah sini sudah menjadi sumber kemacetan yang luar biasanya. Dengan hadirnya underpass ini adalah solusi yang paling cerdas dan memang dirancang luar biasa oleh pemerintah untik kenyamanan masyarakat,” ungkapnya. (m1/awy)

No Responses

Leave a Reply