Tanpa Izin, Ruko GMTD Hampir Rampung

Tanpa Izin, Ruko GMTD Hampir Rampung
Pengerjaan Ruko Milik GMTD di Kawasan Stadion Barombong

Pembangunan 37 rumah toko (ruko) milik PT. Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) di atas lahan peruntukan parkiran di Stadion Barombong nampak masih berlanjut. Dari pantauan langsung Radar Makassar di lokasi, belasan buruh bangunan terlihat masih beraktivitas hingga Selasa (28/3) sore.

Bahkan, meskipun masih berpolemik masalah lahan, ruko tetap diperindah dengan adanya taman berbunga.
Salah satu buruh bangunan yang tak ingin disebut namanya mengatakan, pembangunan ruko dimulai oleh PT. GMTD sejak akhir bulan Desember 2016 lalu dan ditarget rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Ia juga menyebut, saat ini beberapa ruko sudah dalam proses finishing atau tahap akhir.

“Awal-awal pembangunan ada ratusan pekerja, tapi sekarang tinggal sedikit karena sudah mau finising, (pembangunan) sempat terunda selama tiga bulan. Kamar mandi sudah jadi, listrik sudah ada, tegel (keramik) sudah ada dan tinggal dipasang,” ungkapnya.

Untuk masalah honor, ia mengatakan jika buruh dibayar berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Ditanya soal peruntukan lahan parkir, ia mengaku pernah mendengar sebelumnya, namun tidak mengetahui lokasi pasti pembangunannya. “Kalau itu (peruntukan lahan parkir) saya pernah dengar, tapi tidak mengerti seperti apa (masalahnya). Saya cuma bekerja,”ujarnya.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto yang mendengar hal tersebut sedikit terkejut karena progres pembangunan ruko di lahan peruntukan parkir Stadion Barombong masih dilanjutkan. Ia mengatakan, pihaknya menunggu intruksi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatah untuk lakukan pembongkaran.

“Kita coba akan pantau besok (hari ini), karena saya menunggu intruksi dari Pemprov untuk pembongkaran. Yang melanggar jelas harus dibongkar,” tegas Danny.
Sementara Marcomm GMTD, Hasrul dengan sinis menjawab soal dilanjutkannya tahap pengerjaan ruko yang dibangun tanpa mengantongi izin. “Kenapakah ? Siapa bilang dikerja?” ujarnya.
Dirinya juga mengaku akan mengecek kebenaran pengerjaan yang kembali dilakukan di lokasi tersebut. (zan-tri)

No Responses

Leave a Reply