Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rakernas

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Gelar Rakernas

MAKASSAR – Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama di tahun 2017, yang dilaksanakan di Swiss Belhotel International, Makassar, Jumat (28/4) selama 3 hari.

Rakernas ini mengusung tema “Penguatan Peran dan Fungsi Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Sebagai Mitra Strategis Manajemen”. Rakernas ini dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, dan Direktur Umum & SDM, Naufal Mahfudz serta menghadirkan pembicara dari Migrant Care, Wahyu Susilo, sebagai bagian dari upaya pengayaan khazanah pengurus Serikat Pekerja terhadap upaya perlindungan bagi pekerja.

Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mendukung manajemen BPJS Ketenagakerjaaan dalam upaya perluasan cakupan kepesertaan pekerja, baik pekerja Penerima Upah (formal dan jasa konstruksi) dan pekerja Bukan Penerima Upah (informal) yang ditargetkan mencapai total kepesertaan sebanyak 26,2 juta peserta di akhir tahun 2017, dan juga agenda perlindungan bagi pekerja migran sejak Juli 2017,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto.

Kegiatan tersebut, kata dia, juga akan membahas isu strategis terkait potensi disharmonisasi regulasi Badan Penyelenggara perlindungan pekerja, baik pekerja dari sektor penyelenggara negara (Aparatur Sipil Negara/TNI/Polri) maupun pekerja dari sektor bukan penyelenggara negara (swasta/kontrak/konstruksi) sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Selain itu, lanjutnya, adanya perbedaan jenis dan besar manfaat perlindungan yang didapat oleh pekerja dan Aparatur Sipil Negara juga dibahas, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Program Jaminan Kematian untuk pekerja yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015  tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara yang dikelola oleh PT TASPEN.

“Pelaksanaan Rakernas ini diharapkan bukan hanya sebagai kegiatan seremonial rutin tahunan saja, namun dapat menjadi katalisator perubahan yang menghasilkan rekomendasi dan kerja nyata pasca kegiatan untuk perbaikan perlindungan pekerja di Indonesia,” tuturnya. (*/niz)

No Responses

Leave a Reply