​Pasca Longsor di Angkona, Warga Diminta Waspadai Longsor Susulan

​Pasca Longsor di Angkona, Warga Diminta Waspadai Longsor Susulan

MAKASSAR – Pasca bencana tanah longsor yang terjadi di Dusun Harapan Makmur, Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur pada Jumat (13/5/2017) sekira pukul 05.30 Wita, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menghimbau warga untuk mewaspadai potensi terjadinya longsor susulan di sekitar lokasi tersebut. 

“Meski informasi gempa susulan ini adalah kewenangan BMKG, namun kita tetap imbau warga untuk waspada,” kata Kepala BPBD Sulsel, Syamsibar, kemarin. 
Ia juga mengingatkan kepada warga agar segera mencari tempat aman jika curah hujan mulai tinggi. Selain itu, Syamsibar juga berharap, warga bisa mematuhi arahan petugas di lapangan yang bertujuan untuk menjaga keselamatan warga itu sendiri.
“Anggota BPBD dan SAR sekarang sudah berada di lapangan untuk memantau situasi. Kalau ada informasi longsor susulan, mereka akan mengarahkan warga untuk mencari tempat aman,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana yang terjadi di Dusun Harapan Makmur, Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur pada Jumat (13/5/2017) sekira pukul 05.30 Wita, akibat intensitas hujan yang tinggi tersebut, mengakibatkan 7 orang warga setempat tewas tertimbun tanah longsor, dan 7 orang lainnya mengalami luka berat.  Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, dari informasi yang diperolehnya, longsor susulan masih terjadi di lokasi.
“Dari data sementara, 14 rumah tertimbun longsor. Ada 100 personel Polres Luwu Timur ditambah 1 SSK pasukan Brimob dikerahkan ke lokasi bencana. Sudah ada 4 alat berat di lokasi kejadian yang diturunkan untuk membantu para korban,” kata Dicky.
Dicky merinci, ketujuh korban meninggal masih-masing bernama Darwis, Oga, Nanni, Erna, Sri, Sul dan Haerul. Sementara untuk korban luka, yaitu Sandi, Sindi, Ma Sandi, Ical, Emi, Cummang dan Ma Candra. Saat ini, lanjutnya, semua korban tersebut dirawat di RSUD I Laga Ligo Wotu.
“Dari 7 korban tewas, 2 orang masih dilakukan pencarian. 2 orang yang belum dievakuasi yakni Erna dan Sri. Saat ini arus lalu lintas Jalan Trans Sulawesi masih terganggu, tepatnya di Tarengge, Malili, yang terputus karena material longsor sepanjang 100 meter,” ungkapnya. (m1/opa)

No Responses

Leave a Reply