Dirjen Bea Cukai Sulawesi Musnahkan Barang Sitaan Senilai Rp5,5 M

Dirjen Bea Cukai Sulawesi Musnahkan Barang Sitaan Senilai Rp5,5 M

MAKASSAR – Direktorat Jendral Bea dan Cukai Sulawesi bersama Kejaksaan Tinggi Sulsel dan TNI AL melakukan pemusnahan barang sitaan selama periode Januari hingga Mei 2017, berupa 5,5 juta batang rokok ilegal dan 6.224 botol minuman keras (miras) MMEA berbagai merk, baik lokal dan impor senilai Rp5,4 miliar, di Kantor Direktorat Bea dan Cukai Jalan Satando No.94 Makassar, Rabu (24/5/2017).

Kabid Kepatuhan Direktorat Jendral Bea dan Cukai Sulawesi, Syamsul Bahri mengatakan, pemusnahan tersebut dilakukan agar barang sitaan tersebut tidak disalahgunakan.

“Apalagi, belakangan produk-produk ini ditengarai masuk kategori berbahaya,” kata Syamsul.

Syamsul menjelaskan, dalam perkara miras Ilegal MMEA ini, Pengadilan Negeri sudah memutuskan bersalah seorang tersangka bernama Muhammad Hendra, dan dijerat dengan sanksi pidana penjara selama 1 tahun.

“Untuk tersangka sudah putus vonis di Pengadilan Negeri Sungguminasa, san dijerat selama 1 tahun. Untuk kerugian secara keseluruhan, kami mencatat kerugian negara mencapai Rp2 miliar,” terangnya.

Sementara untuk rokok ilegal, lanjut Syamsul, pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Pasalnya, sejauh ini belum diketahui siapa pemasok ribuan batang rokok sitaan tersebut.

“Kami masih sementara mencari, apalagi rata-rata rokok ini adalah produksi dari Jawa. Sehingga hal ini hanya kami koordinasikan ke pusat, guna ditindaklanjuti oleh perwakilan disana nantinya,” ungkapnya.

Hadir pada pemusnahan secara simbolis tersebut, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulsel dan Kejaksaan Negeri Makassar dan TNI AL. Untuk selanjutnya, barang sitaan tersebut akan dimusnahkan secara keseluruhan di TPA Tamangapa. (dir/opa)

No Responses

Leave a Reply