​DLH Bakal Tutup Saluran Bypass MToS

​DLH Bakal Tutup Saluran Bypass MToS

MAKASSAR – Dalam waktu dekat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar akan melakukan penutupan saluran bypass atau saluran pembuangan langsung ke lingkungan dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki Makassar Town Square (MToS). Hal tersebut diasmpaikan langsung Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan DLH Kota Makassar, Johanna, Kamis (27/7).

Johana mengatakan, langkah tersebut dilakukan pihaknya karena meski waktu yang diberikan untuk pembangunan IPAL  telah berakhir sejak 27 April lalu, namun hingga kini pihak MToS tak kunjung melaporkan progres pemeriksaan rutin baku mutu kepada DLH. Selain itu, MToS juga tidak pernah memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). 
“Waktu yang diberikan itu sudah jatuh tempo sejak 27 April lalu. Tapi sampai saat ini, MToS tidak pernah memberikan laporan soal baku mutu dari output IPAL yang menurut mereka tengah dalam progres pembangunan ke DLH. Sementara operasional MToS sendiri terus berlangsung. Karena mereka (MToS) juga tidak miliki IPLC, dalam waktu dekat kita akan menutup saluran bypassnya. Kami tidak perkenankan mereka membuang limbahnya langsung ke drainase atau lingkungan,” tegas Johana. 
Johana mengungkapkan, pihak MToS pernah membuat dokumen yang menyebutkan bahwa pihaknya akan membangun IPAL dengan kapasitas 50 meter kubik. Namun, pada saat inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan DLH pada awal tahun lalu, ditemukan fakta di lapangan jika MToS hanya memiliki IPAL kecil dengan kapasitas hanya 3 meter kubik. Sementara, dari perhitungan DLH, perharinya MToS menghasilkan limbah hingga 50 meter kubik.
Johanna menjelaskan, berdasarkan aturan, setiap usaha yang menghasilkan limbah harus memiliki IPAL dengan kapasitas sesuai dengan jumlah limbah yang dihasilkan, disertai cadangan untuk mengantisipasi limbah yang membludak di acara-acara tertentu.

(Berita lengkapnya, baca di Harian Radar Makassar edisi 28 Juli 2017)

No Responses

Leave a Reply