Ada Apa di Maros, Puluhan Warga Toddopulia Keracunan

Ada Apa di Maros, Puluhan Warga Toddopulia Keracunan

RADAR MAROS – Dikira kapur, sebotol racun pembasmi hama padi, tanpa sengaja dicampur dengan sajian cendol yang dimakan oleh puluhan orang di desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Maros. Akibatnya, 20 orang keracunan massal, 15 orang diantaranya dilarikan ke rumah sakit.

Diteumi di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangan Minggu (6/8/2017), Salah satu korban, Asdar menuturkan, racun pembasmi hama tersebut memang tersimpan dalam sebuah botol plastik bekas air mineral dan sangat mirip dengan kapur.

“Kami semua bersama-sama membuat itu cendol. Kebetulan memang ada acara kumpul-kumpul dengan keluarga. Nah saat mau masukkan kapur, kita kira itu kapur, ternyata racun,” katanya.

Menurut Asdar, sekitar 20 orang yang memakan cendol itu. Hanya berselang beberapa menit saja, banyak diantara mereka yang muntah dan merasa pusing. Bahkan, seorang anak yang berusia tuga tahun sempat kejang-kejang.

“Saat banyak yang muntah itulah, kami sadar kalau kami ternyata sudah memakan cendol yang dicampurkan racun hama. Makanya kami langsung dibawa ke rumah sakit untuk ditolong,” lanjutnya.

Beruntung, kata dia, semua korban cepat mendapatkan perawatan medis sehingga semua dapat terselamatkan. Dari 20 orang yang mengalami keracunan, hanya 15 orang yang dirawat di RSUD Salewangan dan 8 orang diantaranya masih anak-anak.

“Kami merasa beruntung, karena cepat dilarikan ke rumah sakit. Kalau tidak, mungkin ada yang meninggal,” sebutnya.

Hingga kini, 15 orang korban keracunan itu masih dalam penanganan medis di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Salewangan Maros. Kondisi korbanpun sudah mulai membaik, meski masih terinfus.

Penulis : Bakrie

Editor : Fly Indra

No Responses

Leave a Reply