Buka Workshop Forum Komunikasi Prodi Teknik Pertambangan, Ini Permintaan Wagub

Buka Workshop Forum Komunikasi Prodi Teknik Pertambangan, Ini Permintaan Wagub

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, saat membuka Workshop Forum Komunikasi Prodi Teknik Pertambangan, Hotel Quality Makassar, Senin (14/8/2017).


MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Agus Arifin Nu’mang mengakui jika aktifitas tambang ilegal, kontribusi perusahaan tambang yang masih minim ke daerah, hingga keterlibatan tenaga kerja lokal yang masih di-nomor dua-kan, hingga saat ini masih menjadi persoalan yang dihadapi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Termasuk juga program Corporate Social Responsibility (CSR) yang masih belum maksimal. Belum lagi persoalan lingkungan yang selalu menjerat aktifitas tambang,” kata Agus, saat membuka Workshop Forum Komunikasi Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan di Hotel Quality Makassar, Senin (14/8/2017).

Agus juga mengatakan bahwa pemerintah mempunyai tugas untuk bagaimana menekan angka kemiskinan, guna mensejahterakan masyarakat.

“Salah satu yang harus ikut memberi kontribusi untuk itu adalah perusahaan pertambangan,” ujarnya.

Namun fenomena yang terjadi, lanjut Agus, terkadang perusahaan tambang menjaga eksklusifitasnya. Ia mencontohkan seperti perusahaan tambang yang ada di Sengkang.

“Pernah suatu ketika, masyarakat sekitar butuh ambulans dari perusahaan itu untuk mengangkut orang sakit. Namun prosedur peminjaman sangat rumit karena harus bersurat dulu ke pusat.
Harusnya, perusahaan tambang harus lebih memperhatikan persoalan-persoalan di sekitarnya,” tegasnya.

Mantan Ketua DPRD Sulsel itu berharap, kegiatan Forum Komunikasi Program Studi (Prodi) Teknik Pertambangan mampu memberi rekomendasi dalam memperbaiki permasalahan yang ada saat ini.

“Saya juga berharap agar perguruan tinggi yang memiliki Prodi Pertambangan mampu mencetak alumni yang punya kapabilitas dan kredibilitas berstandar internasional, dan mampu bersaing dengan alumni dari luar negeri,” tutupnya.

Selain 28 universitas yang memiliki Prodi Teknik Pertambangan, turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah perusahaan tambang, seperti Freeport, Semen Tonasa, dan sejumlah praktisi pertambangan. (**)

No Responses

Leave a Reply