​Jelang Pilkada, Dewan Diminta Tak Lupakan Tugas Utamanya

​Jelang Pilkada, Dewan Diminta Tak Lupakan Tugas Utamanya

MAKASSAR – Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar kembali menjadi sorotan. Pasalnya, belakangan ini para legislator yang awalnya getol menyoroti bangunan-bangunan atau tempat usaha di sejumlah titik di Kota Makassar yang melanggar sepertinya tak lagi fokus membahas penyelesaian masalah tersebut. 

Para legislator terkesan lebih memprioritaskan ‘kerja politik’ dibanding ‘kerja legislatif’ yang merupakan tugas utamanya sebagai wakil rakyat. 

Pengamat Pemerintah dari Universitas Hasanuddin Makassar, Hasrat Arief Saleh mengatakan, seharusnya, di luar agenda politik, para legislator harus tetap fokus melakukan kerja legislatifnya dalam hal pengawasan atau kontrol.  
Menurutnya, jika masalah bangunan melanggar tidak segera diselesaikan, maka hal tersebut akan berdampak pada kepatuhan masyarakat dalam membangun, dan pada akhirnya bisa mengganggu kepentingan publik. 

“Dewan ini fungsinya untuk mengontrol kinerja eksekutif. Tanpa kontrol dewan, kinerja eksekutif akan lemah. Contohnya sepeti penindakan terhadap bangunan melanggar ini,” ujarnya.

Olehnya itu, ia berharap dewan mampu menunjukkan profesionalitasnya dalam mengemban amanah rakyat. 

“Jangan karena momen politik, dewan jadi lebih memprioritaskan kerja politik dan mengabaikan kerja legislatif. Terlebih kalau misalnya dewan bungkam karena hal-hal tertentu. Dewan harus bijak. Jangan mengorbankan kepentingan umum, karena bangunan melanggar ini jelas punya konsekuensi. Misalnya jika tidak ada Analisis Dampak Lalu lintas-nya, tentu yang dirugikan lagi-lagi masyarakat,” pungkasnya. 

Berita lengkapnya, baca di Harian Radar Makassar edisi 27 September 2017

No Responses

Leave a Reply