Kasus Buloa, Jen Tang Bakal Dihadirkan Jaksa

Kasus Buloa, Jen Tang Bakal Dihadirkan Jaksa
Jen Tang. Foto : int

RadarMakassar.com – Kurang lebih 2 pekan lagi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana akan menyelesaikan tahapan pemeriksaan saksi-saksi dalam perkara penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa. Namun sebelum memasuki tahap penuntutan, JPU mengagendakan akan menghadirkan saksi-saksi yang ditengarai punya peranan dalam kasus ini pekan depan.

Irmawati selaku JPU dalam kasus tersebut mengatakan, dalam kasus ini ia akan menghadirkan atasan kedua terdakwa, yakni Soedirjo Aliman alias Jen Tang, guna membuktikan adanya penimbunan lahan negara yang sebelumnya merupakan laut.

“Kami menduga atas dasar keterangan saksi-saksi sebelumnya, memang ditengarai Jen Tang menimbun lahan ini, sehingga kita akan meminta kesaksiannya,” kata Irmawati, saat ditemui usai pelaksanaan sidang lanjutan kasus penyewaan lahan negara di Kecamatan Buloa, Kota Makassar, yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Senin (25/9),

Tidak hanya itu, lajut Irmawati, saksi dari dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan juga sudah menyebut bahwa lahan di Buloa ini sejak tahun 2005-2006 memang berupa laut, yang kemudian dibuktikan dengan terdaftar dalam laporan RTRW. Atas dasar tersebut, pihaknya berharap bisa mendegar keterangan Jen Tang, untuk bisa dikonfrontir dengan keterangan terdakwa dan keterangan saksi-saksi lainnya. “Kita sudah agendakan. Pokoknya sebelum masuk ketahapan tuntutan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam gelaran sidang lanjutan tersebut, Kepala Bidang Tata Ruang dan Bangunan, Darwis Herman yang dihadirkan sebagai saksi mengaku tidak ada pembahasan masalah lahan buloa ini saat dirinya hadir dalam pertemuan yang diagendakan pihak Pelindo.

“Benar atas undangan Pelindo, tapi setahu saya tidak ada pembahasan mengenai akses jalan di buloa. Saat itu hanya membahas masalah proyek MNP, dan detilnya apakah sudah masuk dalam rencana RTRW. Hanya mau memastikan proyek ini nantinya,” kata Darwis.

Selain Darwis, dalam sidang tersebut JPU juga menghadirkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda Kota Makassar. Keduanya diminta untuk bersaksi terkait pertemuan yang dihadiri oleh terdakwa, M Sabri. (dir/opa)

No Responses

Leave a Reply