18 Oktober, DPP Gerindra Bahas Rekomendasi Usungan di Pilgub Sulsel

18 Oktober, DPP Gerindra Bahas Rekomendasi Usungan di Pilgub Sulsel

RadarMakassar.com – Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Pouyono dengan tegas membantah pernyataan Ketua DPD Gerindra Sulsel, Idris Manggabarani yang menyebut bahwa DPP telah resmi mengusung pasangan Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman (NA-SS) di Pilgub Sulsel 2028 mendatang.

Arief mengatakan bahwa rekomendasi untuk Sulsel dan yang lain itu baru akan dibicarakan setelah Rakornas tanggal 18 Oktober mendatang.

“Belum ada itu usung-usung. Semuanya masih diseleksi. Sampai hari ini belum ada namanya rekomendasi dari DPP Partai Gerindra untuk mengusung calon gubernur di Sulsel ataupun daerah lain yang tahun depan akan menggelar Pilkada,” tegas Arief, saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.

Arief mengatakan, penentuan calon yang akan diusung Partai Gerindra, khususnya di Pilgub (cagub dan cawagub) ditentukan oleh Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan mempertimbangkan banyak masukan.
Bukan hanya dari DPD, tetapi suara DPC juga akan didengar.

Pasalnya, kata dia, di Pilgub bukan cuma DPD yang harus bekerja. Akan tetapi seluruh pengurus Gerindra di Sulsel, mulai dari tingkat DPD, DPC hingga pengurus ranting dan cabang, termasuk sayap-sayap partai harus bekerja.

“Biasanya, pak Prabowo itu terakhir menentukan rekomendasi untuk mengusung seseorang menjadi kepala daerah (gubernur dan wakil gubernur). Alasannya, Partai Gerindra kan tidak bisa sendiri mengusung. Yang kedua, partai koalisinya apa saja yang akan dibawa oleh tokoh yang akan diusung. Yang ketiga, kita akan melihat track record dari tokoh tersebut. Keempat, kita akan melihat potensi menangnya,” terang Arief.

Menurut Arief, meski potensi menang itu salah satunya ditentukan oleh lembaga survei, tetapi memiliki hasil survei yang tinggi juga belum bisa menjadi jaminan bakal diusung oleh Gerindra.

Arief juga mengaku jika baru-baru ini ia dipanggil oleh Prabowo, untuk membahas tentang siapa yang akan diusung di Pilkada 2018 mendatang.

“Minggu lalu juga saya baru dipanggil langsung pak Prabowo, dan bicara tentang kepala daerah, kira-kira siapa yang akan diusung. Yang paling pertama itu jelas, kalau kita punya kader. Itu paling pertama yang akan kita usung. Yang kedua tadi track recordnya. Itu yang akan kita pertimbangkan,” ungkapnya. (**)

 

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply