Agus Salip NH, NA dan IYL

Agus Salip NH, NA dan IYL

Dua bulan terakhir, tingkat popularitas Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, yang juga bakal calon gubernur Sulsel periode 2018-2023 terus merangkak naik.

Bahkan, berdasarkan hasil survei terakbir yang dilakukan Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) yang diselenggarakan sejak tanggal 26 September sampai 5 Oktober 2017, di 21 Kabupaten dan 3 Kota di Provinsi Sulawesi Sulsel, Agus memiliki tingkat popularitas paling tinggi dan menyalip Nurdin Abdullah (NA), Nurdin Halid (NH), dan Ichsan Yasin Limpo (IYL) yang sebelumnya berdasarkan hasil survei salah satu lembaga survei, mengungguli popularitas Agus.

Direktur Eksekutive LKPI, Arifin Noer Cahyono menjelaskan, survei dengan tema ‘Masyarakat Sulsel Ingin Tokoh Baru Penganti Syarul Yasin Limpo’ ini melibatkan 1.984 responden, yang diambil dari 6.800.000 jiwa warga Sulsel yang pada bulan Juni 2018 mendatang memiliki hak pilih dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Responden berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 51,3 persen perempuan, dan 48,7 Persen laki-laki. Tingkat Kepercayaan Survei sebesar 95 persen, dengan margin of error kurang lebih 2,2 persen. Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling,” jelas Arifin, dalam keterangan tertulisnya, (Selasa, 10/10/2017).

Hasilnya, untuk tingkat popularitas, Agus menjadi tokoh yang paling populer dengan persentase 89,4 persen, mengungguli NH yang memiliki persentase 85,4 Persen, Abd Rivai Ras (Bro Rivai)  dengan 78,5 persen,  IYL dengan 78,3 persen, Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse 71,3 Persen, dan NA dengan 70,3 Persen.

“Adapun pertanyaan yang diberikan kepada responden dalam kuisioner adalah Siapa dari ke 6 tokoh ini yang akan dipilih jika Pilgub Sulsel digelar hari ini,” ungkapnya.

Menurut Arifin, keunggulan dari sisi tingkat popularitas itu tidak terlepas dari keinginan masyarakat Sulsel untuk memiliki seorang pemimpin dan tokoh dengan tingkat keterpilahn paling tinggi.

Lebih jauh Arifin mengatakan, indikator tingginya strong supporter atau pemilih militan dan setia, akan menjadi potensi bagi seorang calon gubernur terpilih dalam setiap Pilkada.

“Dalam survei Pilgub Sulsel ini tergambar bahwa hingga saat ini, pemilih militan dan setia ke seluruh kandidat masih berada di bawah 20 persen. Sedangkan diluar pemilih militan, masih ada sekitar 40,4 persen. Pemilih yang masih ragu, rahasia, atau sudah punya pilihan tapi masih sangat mungkin berubah persentasenya sebesar 40,4 persen. Itu biasa kita sebut dengan lahan tak bertuan,” tutup Arifin. (**)

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply