Yang Lain Belum Rampung, Syahrul Wacanakan Proyek Baru

Yang Lain Belum Rampung, Syahrul Wacanakan Proyek Baru
Syahrul Yasin Limpo. Foto : ist

RadarMakassar.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo kembali mencanangkan groundbreaking sejumlah proyek bertepatan dengan HUT Sulsel ke-348, besok. Groundbreaking atau peletakan batu pertama akan dilaksanakan di kawasan Center Poin of Indonesia (CPI). Syahrul berencana membuat Center of Medical Advance atau rumah sakit untuk lanjut usia. “Rencana di groundbreaking besok bertepatan dengan HUT Sulsel,” kata Syahrul, kemarin.

Rumah sakit berlantai 7 ini, kata Syahrul bakal dilengkapi dengan perpustakaan mewah. Ia mengungkapkan, Center of Medical Advance itu akan menjadi rumah sakit pelopor dunia. “Ini bersentuhan dengan coral center atau perpustakaan. Rumah Sakit lantai tujuh dan lantai paling atasnya ada perpustakaan yang indah. Saya mau buat seperti itu,” jelasnya.

Terkait anggaran, kata Syahrul, proyek multiyeras ini akan dibiayai oleh APBN dan APBD. “Ini multi years, untuk tahun depan aku belum tahu. Yang jelas hanya groundbreaking dulu,” bebernya.

Diketahui, Syahrul akan melepas jabatannya sebagai Gubernur Sulsel pada bulan April tahun depan. Sejumlah megaproyek yang dicanangkannya sementara dalam tahap pengerjaan. Namun beberapa proyek itu dipastikan tak akan selesai setelah dirinya turun tahta. Bagaimana kelanjutannya?

Saat ditanyakan, Syahrul mengaku tak tahu. Dia optimis gubernur penggantinya akan melanjutkan proyek yang telah dimulai selama dirinya menjabat. Gubernur yang tak mau melanjutkan pembangunan, disebutnya sebagai pemimpin bodoh. “Jadi saya kira mau atau tidak, itu terlalu bodoh jika tidak mau melanjutkan. Ini kan bukan proyek prestisius,”ujarnya.

Proyek multiyeras yang juga akan digrounbreaking besok adalah tol dalam kota. Sejatinya, proyek ini akan digroundbreaking tanggal 12 Oktober lalu. Sayangnya, grounbreaking tertunda lantaran kehadiran Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Muldjono berhalangan. Ketidak hadiran Basuki, membuat proyek infrastruktur lainnya juga batal diresmikan. Termasuk Underpass Simpang Lima Sayang dan uji coba kereta api.

Syahrul berharap menteri bisa hadir saat Hut Sulsel. Sejumlah persiapan telah dilakukan. Apalagi, tol dalam kota ini menyerupai konsep jalan layang Semanggi di Jakarta. “Kita berharap 19 Oktober baru dicanangkan. Itu kan bukan jalan tol biasa. Tidak berbeda jauh dengan tol Cengkareng ke Semanggi,” kata Syahrul.

Syahrul mengklaim, tol dalam kota ini adalah pembangunan infrastruktur terbesar di Indonesia Timur. Untuk tahap pertama, pengerjaan akan dimulai di jalan Pettarani. Panjangnya 4,3 km. “Starnya dari seksi dua sejauh 850 meter. Total panjang sekitar 5,1 kilo meter,” katanya.

Penulis : Clara

Editor : Awy

No Responses

Leave a Reply