Konsistensi jadi Penentu Reputasi Partai Demokrat

Konsistensi jadi Penentu Reputasi Partai Demokrat

RadarMakassar.com – Komitmen dan konsistensi Partai Demokrat dibangun dengan para bakal calon yang sejak awal mengikuti proses penjaringan penentuan usungan di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, menjadi hal krusial terhadap elektabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Pakar politik dari Universitas Hasanuddin Makassar, Andi Ali Armunanto mengatakan, jika Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk mengusung calon yang tidak mengikuti proses penjaringan, maka ini akan memberikan stigma negatif bagi Partai Demokrat.

“Ini akan memunculkan stigma negatif di masyarakat, bahwa ternyata partai ini sama saja dengan partai yang lain, transaksional. Siapa yang pembayaran mahal (tinggi), itu yang diambil,” kata Andi Ali, Kamis (2/11).

Menurut Andi Ali, karena sejak awal Partai Demokrat membuka proses pendaftaran dan penjaringan dengan berbagai tahapan, maka transparansi terhadap proses tersebut menjadi hal yang sangat penting bagi reputasi partai.

“Selain penting untuk calon, yang terlebih penting adalah publik atau pemilih, menunggu hasil atau melihat seberapa terbuka proses penjaringan ini dilakukan. Karena nanti, ini tidak hanya berimbas ke partai, tetapi berimbas ke calon juga. Konsistensi terhadap komitmen dan transparansi akan berpengaruh terhadap reputasi partai,” ujarnya.

Selain itu, jika figur yang diusung merupakan salah satu dari bakal calon yang sejak awal mengikuti proses penjaringan, dan sudah menunjukkan kapasitas dan kapabilitasnya pada proses tersebut, maka partai akan mudah memberikan penjelasan kepada publik.

“Tetapi jika ternyata yang diusung bukan calon yang mengikuti proses sejak awal, atau tiba-tiba mengusung calon lain, maka akan sulit memberikan penjelasan ke masyarakat. Selain itu, tentunya ini juga akan memunculkan stigma negatif di masyarakat terhadap partai tersebut,” pungkasnya. (**)

 

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply