Jelang Pilkada Serentak 2018, Agus AN Minta KPU Perhatikan Hak Difabel

Jelang Pilkada Serentak 2018, Agus AN Minta KPU Perhatikan Hak Difabel

RadarMakassar.com – Berbagai hal harus benar-benar dipersiapkan oleh penyelenggara Pemilu jelang pelaksanaan Pilkada senetak 2018 mendatang. Salah satunya yakni kebutuhan penyandang disabilitas dalam menyalurkan hak pilihnya.

Untuk itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu untuk berkoordinasi atau menggandeng komunitas/organisasi difabel untuk mengetahui kebutuhan para penyandang disabilitas, agar hak politik difabel sebagai warga negara Indonesia dalamPemilu bisa terakomodir.

“Sosialisasi Pemilu kepada para penyandang disabilitas harus dimaksimalkan. Apalagi, pemenuhan hak difabel sudah diatur dalam Undang-undang, baik di Indonesia maupun Undang-undang internasional tentang kesetaraan difabel,” kata Agus AN, Sabtu (2/12/2017).

Mantan Ketua DPRD Provinsi Sulsel itu menjelaskan, beberapa hak difabel yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan Pemilu diantaranya, lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang aksesabel, dan hak pendampingan dalam memberikan suara.

“Ini yang harus lebih diperhatikan oleh penyelenggara Pemilu. Setidaknya lokasi TPS harus aksesabel. Misalnya tidak di lantai atas, dibangun di lokasi yang rata, dan tidak berbatu atau licin,” paparnya.

layar untuk informasi untuk penyandang tuna rungu dan pengeras suara serta pendamping untuk tuna netra juga harus dipersiapkan di TPS.

“Misalnya untuk tuna rungu. Paling tidak disediakan layar nomor urut, karena kan mereka butuh secara visual. Atau paling tidak ada petugas yang disiapkan untuk memanggil mereka secara khusus,” ujarnya.

Menyambut Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember besok, bakal calon gubernur Sulsel periode 2018-2023 itu mengaku senantiasa mengupayakan pemenuhan hak difabel. Termasuk dengan sosialisasi Perda tentang disabilitas.

“Kita kan sudah ada perda disabilitas. Perda Provinsi Sulsel Nomor 5 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas, dan itu akan terus kita sosialisasikan ke masyarakat,” pungkas Agus (**)

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply