Hasil Survei jadi Pemicu Kinerja Tim Agus-TBL

Hasil Survei jadi Pemicu Kinerja Tim Agus-TBL

RadarMakassar.com – Hasil survei yang dikeluarkan salah satu lembaga survei, yang menempatkan pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) berada pada posisi paling buncit tidak mematahkan semangat pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur sulsel periode 2018-2023 yang diusung partai Gerindra, PBB dan PPP.

Juru bicara Agus Arifin Nu’mang, Rizal Syafruddin mengatakan, hasil survei itu justru pemicu agar tim pemenangan berkerja maksimal agar kedepannya bisa meraih hasil yang memuaskan. Menurut Rizal, survei itu ibarat thermometer yang mengukur panas pada saat pemeriksaan suhu dilakukan. Dan untuk menahan panasnya, hsail survei tersebut pun dijadikan sebagai opini publik.

“Kita semua tahu, kalau pasangan ini muncul diakhir. Jadi wajar saja jika surveinya masih rendah, karena memang baru mulai melakukan sosialisasi. Dibanding kan kandidat lain yang sosialisasinya sudah lama,” kata Rizal, Senin (29/1).

Saat ini, kata dia, semua simpul, relawan, dan tim partai mulai jalan dan mensosialisasikan pasangan Agus-TBL yang dikenal santun oleh semua kalangan di Sulsel itu.

“Tidak susah sebenarnya menyosialisasikan keduanya. Baik Pak Agus dan Pak Tanri. Kalimatnya mungkin klise. Tapi siapa yang tidak kenal Pak Agus sebagai wakil gubernur 10 periode di Sulsel, dan Pak Tanri yang pernah menjabat sebagai karateker Sulsel 2008 silam?,” ujarnya.

Rizal meyakini, dengan sosialisasi masif, dalam waktu yang tidak begitu lama, hasil survei pasangan ini pasti akan meningkat. Terlebih, keduanya mengusung program untuk melakukan pemerataan di Sulsel.

“Pasangan ini akan melanjutkan dan memperbaiki pembangunan yang sudah ada. Terlebih, pak Agus yang sudah 10 tahun menjabat sebagai wagub tentu sudah paham apa yang harus dilakukannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Agus Arifin Nu’mang, saat menghadiri acara doa lintas agama dan karnaval budaya Kerukunan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (KKB NTT) di Hotel Taman Marannu Makassar pada Minggu (28/1) malam mengatakan, setelah hampir 10 tahun menjabat sebagai wakil gubernur Sulsel, Pilgub tahun 2018 merupakan waktu bagi dirinya untuk ‘naik kelas’.

“Kalau saya ini memang sudah tidak bisa jadi wagub lagi, harus naik kelas,” kata Agus.

Ia meyakini, masyarakat pastinya sudah bisa menilai kinerja dan harmonisasi kepemimpinan yang diperlihatkannya selama dua periode mendampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

Terlebih, selama masa kepemimpinannya mendampingi Syahrul, berbagai hasil kerja nyata mulai dari peningkatan ekonomi sebagai wujud kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur untuk aksesibilitas, pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan yang memadai serta terjangkau dengan penerapan sistem pendidikan maupun kesehatan gratis, sudah bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kalau kerjanya pak Syahrul dan wakilnya tidak baik, maka jangan pilih wakilnya,” ujar Agus.

Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua DPRD Sulsel itu juga mengatakan bahwa disaat kandidat calon gubernur yang lain baru bisa berjanji untuk membangun Sulsel, ia telah membuktikan kemampuannya dengan kerja nyata, yang hasilnya sudah bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Sulsel.

“Yang lain baru bisa berjanji, saya sudah membuktikan hasil kerja saya bersama pak Syahrul,” tutup Agus. (**)

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply