Calon Tunggal Takkan Mudah Mengalahkan Kolom Kosong

Calon Tunggal Takkan Mudah Mengalahkan Kolom Kosong

RadarMakassar.com – Meski KPU telah menetapkan sebagai calon tunggal di Pilkada Makassar, pasangan Appi-Cicu belum bisa merasa bernafas lega, pasalnya pasangan dari usungan 10 partai gemuk itu harus bekerja keras untuk mengalahkan kotak kosong.

Ketua Komunitas Gojek Indonesia (GKI) M Ahriyadi Syam menyatakan bahwa pasangan calon tunggal dipilkada makassar tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengalahkan kotak kosong di TPS.

Sebab menurut pegurus Tekab Sulsel yang bertugas membackup seluruh driver ojek online (ojol) seluruh Indonesia itu, akan berjuang bersama rakyat dengan semaksimal mungkin memenangkan kotak kosong dipilwali makassar.

“Bukan cuma kami anggota KGI, OJOL dan Tekab tetapi keluarga keluarga kami juga dan saya pribadi sendiri cenderung pilih kotak kosong dibanding calon tunggal,” tegas pria yang akrab disana Ady Evan itu, Jumat (25/5).

Ady Evan juga mengaku bahwa dukungan kotak kosong bukan karena mengenai adanya rivalitas didunia transportasi dengan salah satu calon, akam tetapi cara cara yang dilakukan pasangan nomor urut satu itu terbilang berambisi untuk meraih kekuasaan.

“Jadi ini bukan cuma persoalan rival didunia trsportasi, namun hal lain seperti bagaimana cara pasangan Appi-Cicu bertarung kuran fair dalam mendepak lawannya dipilwali makassar ini,” jelasnya.

Sebagi salah satu dari jutaan warga yang menilai secara objektif bagaimana pilwali makassar itu menyiku lawan lawannya hanya untuk sekadar ingin bertarung tanpa lawan.

“Tetapi saya rasa kotak kosong adalah lawan tangguh melebihi dari pasangan DIAmi, sehingga sangat sulit mendapat celah untuk mengalahkan kotak kosong di TPS. Dan sampai saat ini kalau mau melihat kenadaan yang rill dilapangan belum ada tanda tanda akan kekalahan kotak kosong,” terangnya.

Olehnya itu dirinya berharap seluruh masyarakat tetap solid dan merapatkan barisan merubah iklim demokrasi di Makassar yang dianggapnya tidak sehat lagi.” Saya yakin calon tunggal tidak bisa tidur nyenyak, karena dengan adanya fenomena kampanye dari berbagai kalangan untuk memenangkan kotak kosong,” tutupnya. (nra)

No Responses

Leave a Reply