Prabowo Mengaku Kasihan dengan Agus-Tanribali, Ini Penyebabnya

Prabowo Mengaku Kasihan dengan Agus-Tanribali, Ini Penyebabnya

RadarMakassar.com – Ketua Umum Partai Gerindra, Probowo Subianto yang juga digadang-gadang akan maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang turut hadir dan menyampaikan orasi politik pada kampanye akbar pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 2, Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali) di Lapangan karebosi, Makassar, Rabu (20/6/2018).

Dalam orasi politiknya, Prabowo mengaku merasa kasihan dengan Agus-Tanribali yang tidak mampu membagi-bagikan uang dan sembako kepada masyarakat selama masa kampanye seperti yang banyak dilakukan oleh calon-calon kepala daerah lainnya.

“Sebetulnya saya kasihan sama mereka (Agus-Tanribali). Sebab, sekarang orang yang dihormati dan disanjung adalah orang yang punya uang, dan bukan orang yang jujur, punya akhlak dan pengabdian,” kata Prabowo dihadapan ribuan para pendukung dan simpatisan Agus-Tanribali.

Meski begitu, mantan Danjen Kopasus itu meyakini bahwa dengan segala track record, pengalaman dan prestasi yang dimiliki, Agus-Tanribali adalah figur yang terbaik dan paling pantas untuk memimpin Sulsel lima tahun kedepan.

Agus Arifin Nu’mang, kata dia, merupakan figur yang sudah punya pengalaman sebagai wakil gubernur selama dua periode, dan selama itu tidak pernah tersangkut kasus korupsi. Sementara Tanribali adalah seorang jenderal dan prajurit TNI yang hebat dan memiliki segudang prestasi serta setia mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Saya datang kesini untuk mengusung dan mendukung Agus-Tanribali sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel. Itu karena kita perlu pemimpin yang benar, amanah, bersih dan jujur.
Tolong sampaikan kepada seluruh masyarakat Sulsel bahwa Agus-Tanribali memang tidak sanggup bagi-bagi uang dan sembako. Tapi kita harusnya justru bertanya, yang bagi-bagi uang itu uangnya darimana?,” ujarnya.

Lebih jauh Prabowo mengatakan, masyarakat harus sadar bahwa kedaulatan sepenuhnya ada di tangan rakyat. Olehnya itu, saat ini sudah waktunya untuk membuktikan bahwa masyarakat tidak bisa lagi dibodohi dan diperdaya oleh para calon pemimpin yang jika nantinya terpilih akan lebih mementingkan kepentingan para cukong dan segelintir orang saja.

“Sekarang masyarakat bisa menentukan sendiri pilihannya. Mau dipimpin orang yang pamer kekayaan dan bagi-bagi uang, atau orang-orang yang bersih jujur dan berpengalaman seperti Agus-Tanribali. Saatnya membuktikan bahwa rakyat sudah sadar dan tidak bisa lagi dibodohi.
Bagi-bagi uang dan sembako itu senyum rakyat hanya tiga hari, tapi menderitanya lima tahun,” ucapnya. (**)

Editor: Opa

No Responses

Leave a Reply