Jelang Pencoblosan, DPP Perintahkan Ronda Demokrat

Jelang Pencoblosan, DPP Perintahkan Ronda Demokrat

RadarMakassar.com – Pilkada serentak 2018 berlangsung dalam tensi tinggi. Tidak terkecuali Pilkada di Sulsel yang berlangsung di sembilan kabupaten, tiga kota, dan satu provinsi. Partai Demokrat pun memberi perhatian serius pada jalannya proses demokrasi.

Betapa tidak, tanda-tanda kecurangan ini makin nyata. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, SBY, sampai menggelar jumpa pers soal oknum aparat yang disinyalir tidak netral.

Pada sisi lain, di Sulsel, salah satu kandidat sampai menyoroti adanya menteri yang turun langsung membantu salah satu kandidat. Begitu juga dengan adanya indikasi kecurangan berupa money politik dengan ditemukannya koper yang diduga berasal dari cukong Pilkada.

Menyikapi hal tersebut, jajaran Partai Demokrat tak ingin tinggal diam. Kualitas demokrasi harus dijaga. Pilkada harus berlangsung aman, jujur, dan adil.

“Sehubungan dengan itu, kami sampaikan kepada seluruh DPD/DPC untuk membentuk satuan tugas (Satgas) Ronda Demokrat,” ujar Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca IP Pandjaitan, Minggu, (24/6/2018)

Ronda Demokrat, lanjut politisi berpendidikan Ilmu Hukum ini, penting dilakukan untuk menjaga Pilkada 2018. “Ronda Demokrat ini kami minta mulai hari ini sampai H+7 pencoblosan,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ni’matullah yang dikonfirmasi mengaku siap menjalankan perintah DPP tersebut. Kata dia, dinamika Pilkada 2018 memang harus direspons seluruh jajaran kader secara baik.

“Ini menjadi perhatian seluruh kader Partai Demokrat di Sulsel. Pilkada tak boleh dibiarkan berlangsung di luar koridor demokrasi,” tegasnya. (**)

Editor : Opa

No Responses

Leave a Reply