Pejuang Koko Ancam Demo KPU Bone jika Hasil Pleno Ngawur

Pejuang Koko Ancam Demo KPU Bone jika Hasil Pleno Ngawur

RadarMakassar.com, Bone – Kelompok pejuang kotak kosong mensinyalir terjadi berbagai tindak kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada Bone 2018 ini.

Hal ini disampaikan Andi Mappamadeng Dewang, sesuai laporan masyarakat yang diterimanya.

Salah satu bentuk dugaan kecurangan itu, kata Mappamadeng, adanya perbedaan hasil perolehan suara Paslon Tafadal dan Kotak Kosong, antara di form C1 dengan real count KPU Bone yang terinput pada sistem informasi perhitungan suara (SITUNG).

Fenomena itu terjadi, lanjutnya, karena disinyalir adanya penggelembungan suara untuk Tafadal dan pengurangan suara untuk kotak kosong.

“Itu laporan yang kami terima dari bawah melalui telepon. Tapi sementara ini kita persiapkan data, apa betul yang dilaporkan masyarakat itu terjadi penggelembungan suara. Nah, itu nanti kita cocokkan data hasil dari TPS-TPS dengan hasil pleno di KPU,” pungkas Andi Mappamadeng saat menggelar konferensi pers bersama kelompok pendukung kotak kosong, di kediamannya di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa (3/6) sore tadi.

Menurutnya, jika suatu saat hasil pleno KPU Bone tidak sesuai dengan apa yang ada di form C1, itu mengindikasikan bahwa benar adanya praktik-praktik ketidakberesan dalam Pilkada ini.

“Nanti kalau hasil rekapitulasi (di Pleno) KPU tidak cocok dengan ini (form C1), itu sudah bukti bahwa ada proses penggelembungan dan pengurangan suara,” kata Mappamadeng sembari memperlihatkan ratusan foto form C1 yang menunjukkan kemenengan kotak kosong di sejumlah TPS.

Olehnya, Andi Mappamadeng berharap KPU Bone dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaiknya-baiknya. Pasalnya, pejuang kotak kosong mengancam melakukan demonstrasi besar-besaran jika hasil pleno tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kalau sesuai dengan data yang ada sama kita pegang (form C1), tidak ada yang perlu ditindaklanjuti. Tapi kalau tidak, kita akan demo besar-besaran,” tegasnya.

Andi Mappamadeng menegaskan, keterlibatannya dalam kelompok pejuang kotak kosong ini bukanlah bentuk kekecewaan karena dirinya tidak lolos menjadi kontestan dalam Pilkada Bone 2018.

Apa yang diperjuangkannya ini, kata dia, semata-mata untuk melihat Bone lebih maju di tangan pemimpin yang terlahir dari sebuah proses demokrasi yang jujur dan adil.

Di sisi lain, Mantan bakal calon Wakil Bupati Bone itu mengapresiasi pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bone yang telah berlangsung aman dan tertib.

Menurutnya, hal itu tidak lepas dari peran kepolisian dan TNI yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dalam mengawal Pilkada Serentak 2018 ini. (acil/fly)

No Responses

Leave a Reply