Tak Diijinkan Sekolah, Siswa SD di Palopo Demo Disdik

Tak Diijinkan Sekolah, Siswa SD di Palopo Demo Disdik

RadarMakassar.com, Palopo – Gabungan siswa dari sejumlah sekolah dasar (SD) di Kota Palopo melakukan aksi demo di kantor Dinas Pendidikan (Disdik).

Diketahui, siswa itu tidak diperbolehkan mengikuti proses belajar oleh pihak sekolah. Padahal, uang administrasi telah dibayar.

Aksi ini juga diikuti oleh msyarakat peduli pendidikan Kota Palopo dan PMII Cabang Palopo. Itu dikoordinatori oleh Daeng Naba.

Mereka menuntut agar siswa yang dikeluarkan bisa sekolah kembali. Juga meminta pertanggungjawaban Dinas Pendidikan Kota Palopo dan Walikota Palopo terkait adanya kisruh penerimaan siswa baru di SDN Kota Palopo.

Selain di kantor Disdik, aksi demo juga terjadi di depan kantor Walikota Palopo, dan DPRD Kota Palopo.

Wakil Ketua DPRD kota Palopo,Hasrianti menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, permasalahannya sangat jelas, bahwa anak-anak menjadi korban SK Walikota tentang penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019.

“DPRD berharap siswa yang saat ini sudah berada di sekolahnya agar tidak dikeluarkan dari sekolahnya saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Amir Santoso selaku Sekretaris Disdik Kota Palopo, menegaskan, solusi yang ditawarkan oleh Dinas adalah memfasilitasi anak-anak untuk dipindahkan ke SD lain yang masih kekurangan kuota.

“Penetapan kuota diatur dalam Keputusan Walikota yang berdasarkan Peraturan Kementerian Pendidikan nomor 14 tahun 2018,” elaknya.(tir/ind)

No Responses

Leave a Reply