Soal Pemecatan Komisioner KPU Palopo, Syamsul Alam: Tidak Ada Pengaruhnya

Soal Pemecatan Komisioner KPU Palopo, Syamsul Alam: Tidak Ada Pengaruhnya

RadarMakassar.com, Palopo – Meski namanya tertera dalam putusan komisioner KPU Palopo yang diberhentikan tetap oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), namun Syamsul Alam tak ambil pusing.

Menurut dia, itu tak ada pengaruhnya. Pasalnya, sebelum putusan tersebut dibacakan, dirinya sudah mengundurkan diri sebagai anggota Komisioner KPU Kota Palopo.

“Tanggal 9 Juli, KPU Provinsi sudah mengeluarkan SK pemberhentian saya sebagai anggota Komisioner KPU Palopo,” kata Syamsul.

Atas dasar itulah, kata Syamsul, keputusan DKPP tak ada pengaruhnya. “Bagaimana mau diberhentikan, na saya sudah berhenti,” sebutnya.

Berdasarkan, keputusan bernomor 103/DKPP-PKE-VII/2018 yang dibacakan oleh ketua DKPP RI Harjono, Komisioner KPU Kota Palopo yang diberikan sanksi pemberhentian tetap adalah Haedar Djidar, Syamsu Alam, Faisal, Faisal Mustafa, dan Muhammad Amran.

Itu dibacakan Harjono dalam sidang pembacaan putusan sesi II di kantor DKPP RI di Jakarta, Rabu (25/07/2018).

Keputusan tersebut diambil, lantaran komisioner KPU Palopo dianggap tidak cermat menanggapi rekomendasi Panwaslu Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Palopo.

Itu sekaitan rekomendasi Panwaslu yang meminta KPU kota Palopo melakukan diskualifikasi terhadap Pasngan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo Judas Amir – Rahmat Bandaso.

Saat itu, Panwaslu berpendapat bahwa Judas – Rahmat telah melakukan pelanggaran penyalahgunaan jabatan dengan melakukan mutasi jabatan. Namun, KPU saat itu memilih tidak melaksanakan rekomendasi tersebut.

 

Penulis : Tiara
Editor : RaMa

No Responses

Leave a Reply