Mampu Berfikir Kreatif, Saatnya Desa Dikomandoi Pemuda

Mampu Berfikir Kreatif, Saatnya Desa Dikomandoi Pemuda

 

Radar Makassar.com – Ribuan kepala desa saat ini bingung bagaimana membangun dan membentuk usaha demi memajukan desa. Kondisi itu salah satunya ditentukan oleh siapa kepala desa yang memimpinnya.

Olehnya pemilihan kepala desa(Kades) yang berlangsung pada Oktober 2018 mendatang dengan melibatkan sebanyak 65 desa di Kabupaten Maros, desa seharusnya dikomandoi oleh seorang yang mampu berfikir kreatif, dan yang paling memungkinkan adalah mereka para pemuda desa.

Di Kecamatan Tanralili, Desa Damai, warga setempat memfokuskan pilihan kepada salah seorang pemuda, dengan kreatifitas yang tinggi. Diyakini masyarakat, pemuda itu dapat membangun dan membawa Desa Damai jauh lebih baik.

Pemuda itu bernama Zulkarnain. Lahir di Maros 9 September 1990. Pemuda yang akrab disapa Zul ini memang masih menginjak 28 tahun,namun soal pengalaman dan kreatifitas, Direktur Utama CV.Azzahra ini tak perlu diragukan lagi.

” Pengalaman membangun usaha sendiri, itulah yang akan saya bawa ketika diamanahkan menjadi Kepala Desa Damai nantinya. Saya akan membangun Desa Damai seperti membangun usaha saya yang dimulai dari nol,”kata Zul.

Ia mengaku ingin berbuat untuk Desa dimana dirinya dilahirkan.Membangun Desa Damai ke arah yang lebih baik lagi adalah salah satu impiannya. Zul melihat ada banyak potensi Desa Damai bisa tumbuh dan maju seperti desa-desa lainnya.

Program pembangunan desa jauh-jauh hari sudah Zul susun. Kelak ketika ia mendapat amanah menjabat kepala desa, program itu akan Zul realisasikan demi kemajuan dan kepentingan masyarakat setempat.

“Ada enam poin program yang sudah saya susun.Pertama saya akan melakukan pengadaan Mandi Cuci Kakus (MCK) di setiap dusun, lalu kedua, perbaikan jalan tani, ketiga saya akan mengembangkan usaha desa,”sebutnya.

“Selanjutnya kita akan peradakan posyadu di setiap dusun,pengadaan sanggar tani dan perbaikan saluran irigasi pertanian di setiap dusun dan pengadaan rumah PAUD atau TPA di setiap dusun dan RT,” tambah ayah satu orang anak itu.

Untuk menjalankan program tersebut, ia meminta kepada masyarakat agar memberi dukungan padanya saat pemilihan kepala desa.

“Saya tidak beri janji tapi saya akan beri bukti. Maka dari itu, saya mohon kepada masyarakat untuk memberikan dukungannya,” ujarnya.

Salah seorang tokoh masyarakat(Tomas) Dusun Batu-batua, Nake Dg. Nuju mengaku tidak meragukan lagi kemampuan cucu dari Almarhum

Makkulau Dg. Ngilang. Menurutnya sejak Zul masih menginjak usia remaja, jiwa pekerja sudah ada dalam dirinya hingga saat ini. Itu juga yang menjadi penyebab, Zul dinilai pantas memimpin Desa Damai.

“Zul adalah pemuda yang cerdas, taat pada agama, keluarga dan orang tuanya. Akhlak dan kreatifitas serta kejujuran dari Zul, insya Allah mampu membawa desa ini lebih baik kedepan,”tutur Dg Nuju.

 

Penulis : Abdy

No Responses

Leave a Reply