Panwas Meminta Pemkot Segera Tindaki Sekretaris KPU Makassar

Panwas Meminta Pemkot Segera Tindaki Sekretaris KPU Makassar

Radar Makassar – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Makassar melayangkan surat ke Pemerintah Kota Makassar untuk menindak lanjuti kasus dugaan penganiayaan (pemukulan) yang dilakukan Sekretaris KPU Makassar, Sabri terhadap Panwascam Sanggkarrang, Rusli.

Bahkan kasus tersebut sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Sulsel berhadap agar Sabri diproses cara hukum.

“Saya lupa tanggal suratnya. Tapi seingatku sehari pasca pemukulan kami layangkan surat ke wali kota. Kalau di Gakkumdu, info terakhir yang kami peroleh kasusnya sudah P21,” kata Humas Panwaslu Makassar, Muh Maulana, Rabu (8/7/2018).

Dalam surat itu, Panwaslu meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membantu proses penyelenggaraan Pilkada Makassar berjalan dengan baik.

Bagi Maulana, sikap Sekretaris KPU Makassar dianggap telah menghalang-halangi proses pengawasan Pilkada Makassar saat rekapitulasi perhitungan suara hasil Pilwalkot Makassar berlangsung di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan.

Sehingga Pemkot Makassar diharapkan sangat perlu menindaki Sabri agar pemilihan umum (pemilu) 2019 berjalan dengan baik.

“Kami minta ke pemkot untuk melakukan tindakan berdasar kewenangannya membantu melakukan upaya yang perlu untuk membantu suksesnya penyelenggaraan pemilu. Yang hemat kami itu tidak akan berjalan sepanjang Sabri tindakannya terlegitimasi,” pungkasnya.

“Ndak ada tuntutannya kami meminta menarik Sabri. Kalau walikota memandang ada kewenangannya disitu dan kalau walikota juga berpendapat dengan ditariknya sabri insiden penganiyayaan seperti yang di alami panwascam kami tidak terulang lagi yah tentu kami sangat apresiasi” sambung Maulana.(rls)

No Responses

Leave a Reply