Tak Memenuhi Kouta Perempuan, 30 Persen Bacaleg Palopo Gagal Bertarung di Pileg 

Tak Memenuhi Kouta Perempuan, 30 Persen Bacaleg Palopo Gagal Bertarung di Pileg 

Radar Palopo –  Ada sembilan bakal calon legislatif (bacaleg) yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Kota Palopo, Jumat (10/8/2018).

Walau hanya sembilan yang TMS, namun konsekuensinya cukup fatal. Karena banyak bacaleg yang juga batal nyaleg.

Pasalnya, ada beberapa dapil yang TMS adalah bacaleg perempuan. Hal ini membuat keterwakilan perempuan di dapil tersebut tidak memenuhi quota 30 persen. Otomatis dapil tersebut digugurkan oleh KPU Kota Palopo.

“Ada sembilan yang TMS, itu berasal dari lima partai, yakni PKPI, PBB, PSI, Berkarya dan Nasdem,”kata Plt Komisioner KPU Kota Palopo, Asram Jaya.

Itu usai penyerahan berita acara hasil verifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen perbaikan bakal calon anggota DPRD Kota Palopo pada pemilihan umum tahun 2019, di ruang Medcer KPU Kota Palopo.

Bacaleg Kota Palopo yang TMS diantaranya, dari partai PKPI ada dua orang perempuan di dapil 2. Karena quota perempuan tidak sampai 30 persen, maka pencalonan di dapil itu digugurkan.

Selanjutnya PBB, di Dapil 1 ada tiga orang yang TMS, dua diantaranya adalah perempuan, menyebabkan quota perempuan tidak cukup 30 persen, sehingga pencalonan di dapil itu juga digugurkan.

Demikian juga di dapil 2 untuk partai Berkarya, disitu ada satu orang perempuan yang TMS, namun pencalonan di dapil itu digugurkan.

Selanjutnya di dapil 2, ada dua orang bacaleg laki-laki TMS dari partai PSI. Dan di dapil 3, itu ada satu orang bacaleg laki-lai dari partai Nasdem dianggap TMS.

“Rata-rata tidak melengkapi surat keterangan. Salah satunya surat keterangan sehat rohani,” tandasnya. (Ara/Fly)

No Responses

Leave a Reply