Berselisih Paham, PPK dan Parpol Kritik Kealfaan Dukcapil Palopo

Berselisih Paham, PPK dan Parpol Kritik Kealfaan Dukcapil Palopo

Radar Palopo – Baru saja dimulai, pleno terbuka DPT Pilpres dan Pileg 2019 di Medcer KPU Kota Palopo sudah panas. Anggota PPK dan perwakilan Parpol berselisih paham soal data pemilih, Minggu (19/8).

Ujung-ujungnya mereka mengkritik kealfaan dari Dinas Dukcapil. Panitia pun diminta untuk segera menghubungi dinas tersebut.

Padahal menurut informasi dari Bawaslu Palopo, pihak Dukcapil juga diundang dalam rapat tersebut.

Perwakilan parpol dari partai Golkar misalnya, Irwan menyoroti data yang dibacakan oleh PPK dari Kecamatan Wara.

Pasalnya, ternyata ada pemilih yang usianya tertulis 652 tahun. Tak hanya itu, dia juga mengaku menemukan ada kesalahan nama dan pemilih ganda.

Kritikan itu langsung ditangkis oleh petugas PPK. Iswandi, petugas PPK dari Kecamatan Wara, mengatakan, pleno bukan tempat untuk menjagokan siapa.

Tetapi untuk mempertemukan data agar tetakumulasi dengan baik.

“Kami juga minta kepada teman-teman parpol, kalau diundang dalam rapat pleno PPS dan PPK agar datang, jangan jadikan ketidak hadiran kalian menjadi senjata untuk menjatuhkan kami di tingkat pleno atas,” ucap Iswandi.

Untunglah, pleno tersebut bisa ditengahi dengan baik oleh Komisioner KPU Provinsi yang merangkap Plt Komisioner KPU Palopo.

Pleno yang dipimpin oleh plt Komisioner KPU Kota Palopo, Misna M Attas, Upi, Uslimin, Syarifuddin Jurdi dan Asram Jaya, akhirnya diskorsing sambil menunggu kehadiran Dukcapil Kota Palopo.

Rapat ini juga dihadiri oleh Bawaslu Kota Palopo, Asbudi Dwi Saputra dan Sitti Aisyah, Panwascam, PPK, dan LO masing-masing parpol.(ara/fly)

No Responses

Leave a Reply