Warga Sulteng Mulai Ketakutan Makan Ikan

Warga Sulteng Mulai Ketakutan Makan Ikan

Donggala, RadarMakassar.com – Korban bencana gempa dan tsunami yang menimpa Sulawesi Tengah menyisakan ketakutan bagi masyarakat. Terlebih, bagi yang tinggal di sekitar pesisir pantai seperti di Desa Batu Suya Go’o, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten Donggala.

Bahkan, warga sekitar kini enggan makan ikan.
“Sejak bencana, kami belum makan ikan sebab khawatir masih ada korban yang belum ditemukan karena terbawa tsunami di laut,” ucap Ahmad (34) salah satu warga Dusun 2.

Ia mengatakan, mayoritas warga saat ini lebih banyak mengonsumsi sayur. Selain lebih mudah didapat, juga cepat dimasak karena masih keterbatasan bumbu.
Warga Desa Batu Suya Go’o masih cukup terisolir.

Sebab, akses Transportasi masih terganggu karena adanya longsor di beberapa titik sepanjang jalur Trans Sulawesi.

Saat tim relawan dari Radar Bogor, Dinkes Kabupaten dan Kota Bogor tiba di dusun 2 warga tampak antusias. Bahkan, rela antri di tengah terik matahari demi mendapatkan pemeriksaan medis.

Tak hanya itu, anak-anak antusias mengikuti trauma healing. Kepala UPT Puskesmas Jonggol, dr Suparno mengatakan, mayoritas warga mengalami sakit kepala, flu, hingga kulit gatal.

“Semua warga yang datang kami periksa dan diberi obat,” ujarnya. (rdb/fly)

No Responses

Leave a Reply