Soal Gedung PWI Sulsel, William Dinilai Bohongi Penyelidik

Soal Gedung PWI Sulsel, William Dinilai Bohongi Penyelidik

RADAR MAKASSAR – Rudy Daniel Mawengkang melakukan aksi pemasangan spanduk di depan Gedung PWI Sulsel, Jumat (30/11). Hal tersebut dilakukan Rudy sebagai bentuk protes kepada Pemprov yang mengakui bahwa lahan tersebut aset daerah.

Sementara bukti sertifikat ada di tangannya. Rudi juga ingin masyarakat tahu bahwa William yang mengaku pemilik lahan tersebut adalah pembohong.

Hal itu dikatakan Rudy usai memasang maklumat yang berbunyi, “Diberitahukan kepada anggota/pengurus PWI Sulsel bahwa sertifikat tanah hak milik A/N William Thiodoros No.2746 seluas 800M2 di lokaso gedung PWI Sulsel Jalan A.P Pettarani No. 21 ini adalah dalam penguasaan dan milik saya secara pribadi dan Sertifikat tersebut berada di tangan saya sejak tahun 2002 sampai sekarang. Demikianlah agar dimaklumi”.

Rudy mengaku kecewa dengan sikap William telah berani memberikan pernyataan palsu bahkan berani bersumpah di hadapan penyelidik saat diperiksa sebagai saksi di Kejaksaan Tinggi Sulselbar, baru-baru ini. “Saya mau beritahukan ke publik bahwa hingga hari ini sertifikat asli ada sama saya bukan di Pemprov Sulsel. William ini berbohong,” ujarnya.

Rudy mengaku heran, Polda Sulsel menetapkan mantan Ketua PWI, Zulkifli Gani Ottoh sebagai tersangka sementara William sebagai pengembang yang menggadaikan sertifikat di lahan tersebut bebas berkeliaran. Makanya, kata Rudy, ada yang mengganjal dari penetapan tersangka tersebut.

Padahal, kata Rudy, dengan bukti deal dan sertifikat yang sah di tangannya, sudah memberikan bukti kuat bahwa William yang telah menggadaikan lahan tersebut menggunakan namanya sebagai pemilik pribadi lahan negara tersebut. Bahkan, akhir-akhir ini, Rudy kerap diancam oleh William.

“Sayangnya, William dengan berani tidak mengakui hal itu sedangkan sudah jelas dia berutang. Ada keganjilan di sini, Zugito sudah ditetapkan sebagai tersangka, kemudian saya juga disudutkan dan diancam padahal saya yang punya bukti di sini,” ujarnya.

Untuk itu Rudy mendesak pihak Pemprov Sulsel agar tak diam melihat kasus ini diributkan. Sebab, kata dia, bukti kuat sudah ada, sisa William harus ditindaki dengan tegas.

“Kemudian untuk pihak Kejati, saya harap percepat penyelidikan kasusnya. Tunggu apa lagi?, sedangkan bukti bahwa William yang telah menggadaikan lahan negara tersebut kepada saya sudah dikantongi,” desaknya.

Sebelumnya Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Salahuddin mengatakan, pihaknya akan memberikan informasi sehubungan dengan hal tersebut usai tim penyelidik telah mendapatkan beberapa keterengan untuk dipublikasi.

“Saat ini kami belum bisa berkomentar lebih banyak sebab kami juga sedang menunggu informasi dari tim penyelidik, termasuk soal materi yang diberikan oleh kedua saksi,” ungkapnya. (and/pop)

No Responses

Leave a Reply