Lima Kabup/Kota Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi

Lima Kabup/Kota Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi

RADAR MAKASSAR – Lima kabupaten kota di Sulsel diganjar penghargaan oleh Komisi Informasi (KI) Sulsel. Penghargaan tersebut di bidang keterbukaan informasi, dan diserahkan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Ashari Radjamilo di Rujab Gubernur, Jumat (21/12).

Kelima daerah tersebut yakni Luwu Utara, Bone, Sinjai, Jeneponto, dan Bantaeng.

Ketua Panitia kegiatan, Andi Muh Ilham mengatakan sebelum menetapkan lima besar kabupaten/kota, KI Sulsel melakukan monitoring dan evaluasi (Monev). Mulai dari sosialisasi program, membagi kuisioner dengan indikator pengembangan website, pengumuman informasi publik, dan penyediaan informasi publik.

Dari 24 kabupaten yang dibagikan kusioner, kata Andi Ilham, hanya 18 kabupaten/kota yang mengisi dan mengembalikannya.

Tahapan selanjutnya adalah verifikasi manual dan online, kemudian presentase dengan lima indikator penilaian seperti komitmen, koordinasi, kolaborasi, dan konsistensi.

Ternyata, dari 18 kabupaten/kota yang mengisi dan mengembalikan kuisioner, hanya 15 daerah ikut proses presentase atau ekspose. Tiga daerah yang tidak ikut adalah Jeneponton, Selayar, dan Wajo.

Andi Ilham menjelaskan, setelah monev,
terpilih lima daerah dengan skoring paling tinggi. Urutan pertama Kabupaten Luwu Utara dengan skor 92,8, kedua Kabupaten Bone 86,06, ketiga Kabupaten Sinjai 80,15, keempat Kota Parepare 72,72 dan peringkat kelima Kabupaten Bantaeng dengan skor 65,82.

Daerah yang masuk lima besar pemeringkatan mendapatkan sertifikat penghargaan diserahkan langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo.

Selain daerah, KI Sulsel juga menganugerahkan penghargaan kepada badan publik yang patuh pada UU Komisi Informasi Publik dan Perki. Penghargaan diberikan kepada BPK Perwakilan Sulsel dan KPU Sulsel.

Pada momen tersebut, Kepala Dinas Kominfo SP Sulsel, Andi Hasdullah meraih penghargaan khusus dari KI sebagai Ketua Forum sekaligus Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Utama Provinsi Sulsel.

Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo mengatakan Pemprov Sulsel mengapresiasi kerja-kerja KI Sulsel dalam menerapkan keterbukaan informasi di Sulsel.

“Kami berharap kabupaten/kota, lembaga, instansi hingga OPD lingkup Pemprov Sulsel makin meningkatkan implementasi informasi publik,” ungkap Ashari.

Sementara itu, Ketua KI Sulsel Pahir Halim menjelaskan penganugerahan pemeringkatan keterbukaan informasi ini untuk kedua kalinya digelar.

KI Sulsel berkomitmen kuat untuk melaksanakan tradisi positif ini. Ke depan diharapkan pemeringkatan dilakukan bukan hanya kepada badan publik daerah, namun juga lembaga pemerintah lainnya dan badan publik non negara.

Ketua KI Pusat yang juga hadir dalam acara itu, Arief Adi Kuswardono menekankan, di era otonomi daerah saat ini, keterbukaan informasi menjadi ujung tombak pelayanan.

Berdasarkan pengalamannya sebagai Ketua KI, daerah atau lembaga yang sejak awal menerapkan keterbukaan informasi akan lebih berkembang dan maju. (pop/fly)

No Responses

Leave a Reply