Capres Gagal Yakinkan Pemilih

Capres Gagal Yakinkan Pemilih
Jokowi dan Prabowo

Radar Makassar.com--Dua pasang calon presiden dan wakil presiden (Capres-cawapres) dinilai gagal meyakinkan pemilih swing voters yang belum menentukan pilihan melalui debat perdana capres beberapa waktu lalu.

Pengamat politik, Andi Luhur Pryanto menilai jika debat perdana capres belum bisa meyakinkan pemilih swing voters untuk menentukan pilihan. Sebab kata dia masih ada sesi debat selanjutnya meskipun menurutnya debat sesi pertama ini temanya cukup berat dan sensitif. Ia menilai kontestan telah membangun batas kesepakatan untuk tidak sampai pada pembahasan kasus-kasus besar, terutama di tema Korupsi dan HAM yang membuat eksplorasi kemampuan para pasangan Capres-Cawapres belum terlihat impresif utamanya faktor teknis terutama durasi waktu, yang banyak membatasi dan sekaligus menyelamatkan performa kandidat.

“Masih banyak kekurangan, dalam kontent dan performa. Pemilih rasional masih akan menunggu sesi debat selanjutnya, sebelum menjatuhkan pilihan,”jelasnya.

Lanjutnya, bahwa kedua pasangan masih di bawah performa yang meyakinkan Jokowi-Ma’ruf tampil tidak lepas, fokus pada isi teks jawaban yang sudah di siapkan sehingga secara teknis, tidak cukup cakap memanfaatkan durasi waktu karena kadang tidak cukup waktu tetapi banyak pula waktu yg terbuang sia-sia.

“Untunglah performa Prabowo juga tidak cukup meyakinkan. Masih terlalu banyak semburan-semburan data yang tidak perlu. Begitu pula beberapa jawaban yang tidak sesuai konteks,” ucapnya.

DIrektur Nurani Strategi, Nurmal Idrus mengatakan pemilih pengambang akan banyak terjadi pada segmen pemilih yang belum mengetahui kandidat yang akan dia pilih karena informasi yang belum sampai.

“Karena Informasi belum sampai, dalam artian mereka belum pernah dengar atau belum tahu calon yang mereka akan pilih. Dan bisa jadi ada beberapa persen pemilih yang biasanya yang menentukan pilihan di masa kampanye mereka menunggu program dan janji-janji kampanye di masing-masing calon siapa yang mereka akan pilih. Menentukan pilihannya pas di detik-detik akhir pemilihan,” ujarnya.

Untuk itu, Kata dia pengaruh hasil debat pilpres pertama sangat besar bagi Para pemilih yang belum menentukan pilihan.”Semua itu akan sangat tergantung pada isu isu baru yang terjadi seperti misalnya kejadian di debat ini,” tuturnya, Jumat (18/1).

Selain itu, Ia menilai debat capres antara Jokowi dan Prabowo berimbang. “Saya pikir posisinya berimbang. Tak ada yang lebih diuntungkan. Kedua paslon juga tak bisa mengesplore banyak kelebihan mereka sehingga Tak ada perubahan pada persepsi pemilih,” ucapnya.”Kedua paslon tampil biasa-biasa saja,” tutupnya.(kas-m2/rah)

No Responses

Leave a Reply