Lurah Mappala dan Wartawan Radar Makassar Terjebak Banjir Bandang di Antang

Lurah Mappala dan Wartawan Radar Makassar Terjebak Banjir Bandang di Antang

RADAR MAKASSAR – Lurah Mappala, Kecamatan Rappocini Agusnawati dan Wartawan Radar Makassar, Kasma Sakka terjebak banjir, di Antang beberapa kilometer sebelum masuk di kompleks perumahannya di Nipa Nipa Antang.

Seperti biasanya lurah cantik ini selalu pulang tengah malam setelah memantau wilayahnya. Tapi malam itu, Agusnawati pulang lebih awal karena salah seorang putranya berulang tahun di rumah. Namun, dalam perjalanan pulang, air setinggi 1,5 m di depannya sudah menghadang.

“Alhamdulillah saya sdh selamat sampai di rumah dan sudah berkumpul kembali sama keluarga,” ujar Agusnawati.

Banjir di Nipa Nipa, katanya, airnya deras dan dalam setinggi leher orang dewasa dan sepanjang 150m
ngeri, takut, campur nekat akhirnya ia menyeberang juga.

“Saya kuatir dengan kondisi keluarga di rumah, seumur hidup barusan naik perahu karet mudah mudahan ini pertama dan terakhir kalinya saya alami, di atas perahu saya amati satu persatu anggota.basarnas,salut buat mereka,mungkin karena sudah terlatih dan kompak dalam tim sehingga pekerjaan yang berisiko besar mereka bisa selesaikan dengan baik,” cerita Lurah Mappala.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan”Danny”Pomanto meninjau lokasi banjir. Ia tak sendiri didampingi Camat, Lurah, Polri, TNI dan warga. 

Sementara itu, Kasma Sakka tak bisa keluar rumah. Lantaran air sudah menanjak naik di jalan setinggi 1,5 meter. Namun perabot didalam rumah Kasma telah diamankan yang lebih tinggi.

“Air sudah surut mi dari pagi tadi. Dua malam saya begadang, takutnya nanti air tambah tinggi. Jadi kami membutuhkan bantuan,”katanya. (fly)

 

 

 

No Responses

Leave a Reply