30 Ribu Saksi Siap Mengamankan Kemenangan ST 39

30 Ribu Saksi Siap Mengamankan Kemenangan ST 39

RADAR MAKASSAR – SaTgas 39 bersama Relawan Sindawa Tarang (RenSTra), yang merupakan tim pejuang Calon DPD RI No. urut 39, DR. H. Sindawa Tarang, SH., MM., M.H telah menyiapkan sedikitnya 30 ribu saksi untuk mengamankan suara ST 39 serta mengantisipasi adanya kecurangan pada pemilu serentak, 17 April mendatang.

Saksi-saksi dan relawan tersebut akan ditugaskan di TPS-TPS dalam desa/kelurahan yang memiliki potensi pemilih signifikan di Sulsel.

Sekretaris Tim Pejuang ST 39, DR. Ismail Rahmat Naba, menegaskan, jumlah saksi tersebut disiapkan untuk bertugas di dalam TPS dan di luar TPS, guna meminimalisir terjadinya potensi kecurangan yang diprediksi bakal terjadi cukup besar, terutama yang terindikasi bakal menggerogoti suara dari mantan kepala desa dua periode ini.

“Potensi kecurangan itu pasti ada, sehingga kami menyeriusi penyelesaian persoalan tersebut. Puluhan ribu saksi tersebut kami telah berikan pelatihan khusus sebelum di tempatkan di TPS masing-masing,” terang pria yang akrab disapa Dg Naba ini.

Dia juga mengaku telah menugaskan tim khusus seperti SaTgas 39 untuk bergerak cepat mengambil langkah-langkah strategis apabila ada kecurangan di TPS hingga PPK, juga ada tim pejuang khusus yang dibawah kendali markas besar pemenangan, di setiap Kabupaten hingga desa dan kelurahan.

“Ini kita lakukan sebagai pembelajaran kepada semua pihak dengan harapan agar pemilu ini bisa berjalan lancar, jujur, adil, aman, dan demokratis sehingga kita memperoleh hasil pemilu yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Disoal biaya yang disiapkan oleh Tim Pejuang terkait jumlah saksi yang besar tersebut, Dg Naba menyebut pihaknya tak mengeluarkan biaya banyak.

“Sama sekali kami tidak mengeluarkan biaya yang banyak untuk itu. Saksi-saksi ini adalah para relawan yang sejak awal berjuang bersama kami. Mereka sukarela mengajukan diri, demi menyaksikan jagoannya menang di TPS masing-masing,” tuturnya.

Ditanya soal potensi kemenangan kandidatnya, Dg Naba menegaskan bahwa potensi itu cukup besar, sebab sejak awal hingga saat ini pihaknya tidak pernah merasakan adanya hambatan dan kesulitan dalam mengkampanyekan mantan Ketua DPD Apdesi Sulsel tersebut. Sebut saja dari sisi popularitas, Bung ST telah dikenal baik oleh masyarakat Sulsel, khususnya di pedesaan.

“Yang sangat membantu saat kami sosialisasi ke tengah masyarakat karena beliau sudah dikenal sebagai sosok yang peduli dan tahu persis apa yang menjadi harapan pemerintah dan masyarakat di Sulsel, khusunya di pedesaan atas kinerja dan hasil perjuangan serta pengadiannya selama ini. Bahkan kami sangat bangga karena beliau adalah salah satu figur yang sangat dinantikan dan dirindukan masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dg Naba, ada tiga faktor utama yang menjadikan tim pejuang yakin kita bisa meraih kemenangan. Pertama, sosok Doktor Ilmu Hukum Tata Negara yang berpredikat Cumlaude di UMI ini memiliki sahabat seperjuangan yang militan tanpa pamrih. Mereka adalah para mantan kepala desa yang bersama-sama beliau dalam memperjuangkan lahirnya undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang desa, yang didalamnya tertuang adanya dana desa.

“Mantan-mantan kepala desa ini masih setia berjuang bersama bapak Sindawa Tarang dan tersebar di seluruh wilayah Sulsel,” katanya.

Kedua, lanjut Dg Naba, Sindawa Tarang yang saat ini dipercaya memegang puncak komando kepala desa selaku Ketua Umum DPP Apdesi periode 2011-2016 dan periode 2016-2021, sejak awal telah mengumpulkan 5000 KTP pendukung dari 3000 KTP yang dipersyaratkan KPU, sebarannya tiap kabupaten diatur oleh peraturan KPU, dan hasilnya dinyatakan lolos untuk pertama kali, tanpa mengikuti tahapan pengumpulan dan verifikasi KTP tambahan tahap berikutnya, yakni tahapan bagi bakal calon yang dinyatakan KTP pendukungnya tidak valid.

“Ini menandakan KTP yang dikumpulkan adalah betul-betul KTP pendukung Sang Pejuang Undang-undang Desa. Bukan KTP siluman,” katanya berkelakar.

Selanjutnya, poin ketiga kata dia, saat ini bapak Sindawa Tarang diunggulkan oleh berbagai lembaga survei, setiap survei yang dirilis telah menempatkan calon bertagline sama-samaki komitmen untuk kerja nyata ini, pada posisi empat besar. Bahkan 2-3 survei yang berbeda telah merilis dan menempatkannya pada posisi kedua.

“Atas potensi-potensi ini, kami meyakini kemenangan dan satu kursi senator akan kami raih. Kini saatnya mengawal kursi tersebut dan mengantisipasi kecurangan. Karena kami yakin, hanya kecurangan oknum tertentu yang akan menggagalkan langkah Calon AndalanNa Sulsel ini menuju senayan,” pungkas Dg Naba. (rls)

No Responses

Leave a Reply