Maju Pilwalkot 2020, Anto Dikenal Figur Religius dan Pengalaman

Maju Pilwalkot 2020, Anto Dikenal Figur Religius dan Pengalaman

RADARMAKASSAR.COM – Momentum Pilkada di beberapa daerah yang ada di Indonesia mulai ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Tak terkecuali Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang.

Meski masih menyisakan waktu sekitar enam bulan lagi, namun beberapa bakal calon sudah mulai bergerilya menggalang dukungan, baik dari pihak Partai Politik maupun kalangan masyarakat.

Berbagai Partai Politik yang telah mengeluarkan rilis, setidaknya ada 20 bakal calon yang turut mengikuti proses penjaringan, baik itu nama-nama lama yang kembali bertarung, maupun pendatang baru.

Ada hal menarik dari sejumlah bakal calon  (balon) yang ambil bagian dalam pertarungan Pilwalkot Makassar 2020 mendatang, yaitu dengan munculnya nama pesaing berat, Dr Iriyanto Andi Baso Ence.SH.MH

Balon yang mewakafkan diri maju di Pilwalkot Makassar 2020 ini, mengusung visi/misi yang fresh lewat tagline “Makassar Baru Anto 2020”.

Kehadiran anto di pertarungan Pilwalkot bukan tanpa bekal dan kemampuan serta keahlian. Melainkan mempunyai segudang pengalaman dari berbagai latar belakang yang pernah ia lalui.

Sepanjang karirnya, pria yang gemar bermain Tenis Lapangan tersebut dikenal ulung dengan berbagai keahlian dalam segala bidang. Ia pernah terlibat dalam partai politik, juga memimpin perusahaan di beberapa tempat dan Pengusaha sukses diberbagai usaha.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari beberapa sumber, alumni program Doktor Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran, Bandung, tersebut pernah menaungi beberapa organisasi baik organisasi olahraga, organisasi partai politik ,organisasi masyarakat ditingkat Kota maupun ditingkat nasional.

Tim Humas Iriyanto, Tusriadi, S.IP, M.Si menyatakan, bahwa bakal calon berstatus “Kuda Hitam” tersebut pernah menaungi belasan instansi organisasi dan Usaha dari berbagai Sektor diantaranya beliau itu komisaris PT.Jazirah Iman Travel Umroh dan haji.

“Pak Anto tentu bukan figur baru di Makassar. Hanya saja dia baru maju di Pilwalkot kali ini, karena dia punya visi/misi yang jelas. Tentunya berangkat dari pengalaman beliau memimpin belasan organisasi,” ujar alumni Ilmu Politik Pascasarjana Unhas tersebut.

Sepanjang karirnya, anto pernah memimpin berbagai organisasi. Ia pernah menjabat Direktur Utama Perlindungan Hak-hak Konstitusional Warga Indonesia, Penasehat Kesthuri Sulsel, Ketua Senat Fakultas Hukum UMI dan koordinator ISMAHI Indonesia Timur.

Selain itu, pria yang dikenal religius tersebut pernah menjabat sebagai Ketua LSMI Himpunan mahasiswa Islam Cabang Makassar, Ketua Dewan Pembina Masjid Nurul Istiqamah Makassar, Ketua IKA UMI wilayah Jabodetabek, juga Penasehat Dewan Syuro Forum Komunikasi Ummat Islam.

Lebih jauh, ternyata anto juga terlibat dalam dunia olah raga, khususnya sepakbola. Terbukti dirinya pernah menjadi pengurus PSSI pusat, juga menjadi Komisi Disiplin PSM Makassar.

Anto (sapaan akrab Iriyanto) juga berpengalaman dalam dunia seni, dengan keterlibatannya sebagai pengurus Teater PAPI.

Tidak berhenti di situ, Anto juga pernah menjabat sebagai anggota PERADI, Angkatan Muda Islam, GEMA Trikora, dan AAI.

Sementara karir politiknya, ia pernah menjadi Dewan Pembina Partai Demokrat Sulawesi Selatan, pada masa jabatan Ilham Arief Surajuddin (IAS) dan Deklalator PAN Sulaswesi Selatan.

Kandidat bakal calon Walikota  Makassar anto yang juga pernah menjabat sebagai rektor purwakarta digadang-gadang menjadi pesaing berat bagi sejumlah nama.

Anto yang salah satu figur terbaik dan handal diberbagai lini menempuh pendidikan Sekolah Dasar Lappariaja Kabupaten Bone. Setelah menyelesaikan Sekolah Dasarnya, pria yang juga bergelut dalam dunia usaha tersebut melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Pertama di SMP Lappariaja Bone dan SMA Lappariaja Bone.

Pada jenjang Universitas, anto menyelesaikan progran Sarjana dan Magister pada jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UMI Makassar. Kemudian menyelesaikan Doktornya dengan jurusan yang sama di Universitas Padjajaran, Bandung. (*)

No Responses

Leave a Reply