Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pipa di Palopo

Polda Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pipa di Palopo

RADARMAKASSAR.COM – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menetapkan tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek Dinas Tata Ruang dan Proyek Cipta Karya Kota Palopo.

Tujuh orang yang ditetapkan tersangka masing-masing Ir. Irwan Arnold selaku PPK, Fausiah Fitriani selaku PPK, Hamsyari selaku POKJA, Anshar Dachri, selaku POKJA, Ir. Muhammad Syarif selaku Direktur PT. Indah Seratama. Drs. Asnam Andres selaku Direktur PT. Duta Abadi dan Bambang Setijowidodo selaku Direktur  PT. Perdana Cipta Abdipertiwi.

“Status mereka dinaikkan dari saksi menjadi tersangka dari hasil dan rekomendasi setelah Gelar Perkara,” ucap Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

Mereka dijadikan tersangka, lanjut Dicky, terkait dugaan Tipikor pada Perencanaan SPAM, Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kelurahan Padang Lambe, Kecamatan Wara Barat, Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Pipa Wilayah Kecamatan Telluwanua dan Pengawasan Pengadaan Bangunan Pengambilan Air Bersi pada Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Palopo tahun anggaran 2016.

“Proyek ini menelang anggaran sebesar Rp 15.049.110.000 yang mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara berdasarakan hasil perhituangan BPK RI sebesar Rp 5.543.391.996,91,” jelasnya.

“Yang menangani kasusnya Direstkrimsus Polda Sulsel,” tambah Dicky.

Diketahui, Kasus ini bergulir di Polda Sulsel sejak tahun 2017. Proyek tersebut dilaporkan karena dinilai terjadi kerugian negara dari proses yang tidak sesuai pengerjaan. (jar)

No Responses

Leave a Reply