Universitas Megarezky Makassar Gelar Pelatihan Pekerti Bagi Dosen

Universitas Megarezky Makassar Gelar  Pelatihan Pekerti Bagi Dosen

RADARMAKASSAR.COM – Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menggelar Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) Gelombang ke III bagi Dosen. Berlangsung di Ruang Aula, Lantai 5 Unimerz, Jalan Antang Raya, Senin (25/11/2019).

Kegiatan Pelatihan Pekerti dosen ini, Unimerz bekerjasama dengan UPSDM LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo, berlangsung mulai dari tanggal 25 hingga 29 November 2019 dimana diikuti sebanyak 51 dosen.

Ketua panitia Pelatihan Pekerti dosen Unimerz Dr. IT. Supriadi Sahibu, S.Kom. MT. menjelasakan, bahwa Pelatihan pekerti ini dilakukan dalam rangka peningkatan sumber daya manusia untuk Dosen Unimerz.

“Banyaknya program studi baru yang dibuka tahun ini kurang lebih ada 5 prodi baru, otomatis beberapa dosen yang kami rekrut itu adalah dosen baru yang notabene mereka belum memiliki izin untuk mengajar,” ujarnya.

Seperti diketahui, sertifikat Pekerti dan Applied Approach (AA) adalah salah satu legalitas seorang dosen untuk bisa mengajar dan berdiri didepan mahasiswa.

“Alhamdulillah kita kerja sama dengan UPSDM LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo dan mereka memberikan apresiasi yang positif,” tambahnya.

Sementara Ketua Pelatihan Pekerti, Prof Dr. A. Muin Fahmal, S.H.,M.H menekankan, bahwa pelatihan ini intinya  membrikan keterampilan mengajar kepada dosen, kemudian tanggung jawab sebagai tenaga pendidik terhadap pengembangan pendidikan nasional.

“Kita tekankan bahwa kita ini tidak mendidik saudara menjadi dosen hanya kita sampaikan bagaimana menjadi dosen yang seharusnya karena itu kita jelaskan kepada dia tentang kedudukan perguruan tinggi terhadap pembangunan bangsa,” terangnya.

Turut hadir, Prof. Dr. Ansar, SE, M.Si selaku pembawa materi menjelaskan bahwa latihan pekerti ini tujuannya bagaimana meningkat kompetensi dosen sebagai pendidik profesional.

“Seorang dosen harus memiliki 4 kompetensi yang pertama kompetensi paedagogis, profesional, kepribadian, sosial. Yang ditatarkan disini dalam pelatiahan pekerti yaitu kompetensi paedagogis,” katanya.

Kompetensi paedagogis, katanya ada empat yang perlu diperdalam, yang pertama adalah dosen harus mampu merancang pembelajarannya dengan baik.

Kedua menyelenggarakan pembelajaran, ketiga bagaimana mengevaluasi bagaiamana mmberikan penilaian yang benar dan keempat,  bagaimana meningkatkan kualitas pemebelajarannnya.

“Oleh karena itu melalui pelatihan ini insyallah akan kita antar mereka untuk lebih mendalami itu bagaimana memiliki kompetesi Paedagogis,” tutupnya.

Kegiatan ini sendiri dihadiri sejumlah Pejabat tinggi Unimerz diantaranya, Ketua Pembina Dr H Alimuddin SH MH MKn, Rektor Unimerz Prof Ali Aspar Mappahya, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi dan Gorontalo yang diwakili pengembangan sumber daya Perguruan Tinggi, Andi Ikhsan.

Ketua Pelatihan Pekerti Prof Dr. A. Muin Fahmal, S.H.,M.H , Sekretaris Prof. Dr. Ansar, SE, M.Si serta sejumlah pejabat tinggi Unimerz lainnya.

Diketahui, pada pelatihan pekerti gelombang pertama (2015) diikuti sekitar 60 peserta, gelombang ketiga (2016) sekitar 20 peserta, gelombang ketiga (2019) 51 peserta, dan remcana akan gelar lagi pelatihan pekerti lanjutkan gelombang keempat. (*)

No Responses

Leave a Reply