Bawaslu Sikapi Dugaan Pelanggaran Salah Seorang ASN Selayar

Bawaslu Sikapi Dugaan Pelanggaran Salah Seorang ASN Selayar

SELAYAR, RADAR MAKASSAR.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Selayar, sikapi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Kepulauan Selayar.

Dugaan pelanggaran tersebut dengan membuat postingan di Media Sosial melalui akun di FBnya berupa foto salah seorang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar, secara terang terangan.

ASN tersebut diketahui dengan inisial Z (Zuhri, red) pada tanggal 31 Oktober 2019 caption “Insya Allah, H. Muh Basli Ali 2 Periode bersama Bapak H. Saiful Arif (BAS)”.

Bawaslu kemudian melakukan proses klarifikasi yang berujung terbitnya Surat Bawaslu Kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ber Nomor: 028/K.Bawaslu. SN – 08/PM.00.02/IV/2020 tertanggal 18 April 2020, perihal Penerusan Pelanggaran Netralitas ASN yang ditandatangani Ketua Bawaslu Selayar, Suharno, SH.

Ketua Bawaslu Kepulauan Selayar, Suharno, membenarkan adanya surat yang ditujukan ke KASN.
Selanjutnya KASN merekomendasikan agar sanksi terbaru terhadap salah seorang ASN berinisial Z atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Kode Perilaku ASN tertanggal, 29 Mei 2020, yang diterima Bawaslu Kepulauan Selayar melalui email pada, Selasa (2/6/2020).

Bahkan KASN lalu meminta Bupati Kepulauan Selayar, untuk memberikan sanksi kepada ASN tersebut, bahkan meminta Bupati untuk memberikan tindakan tegas terhadap ASN yang melakukan pelanggaran kode etik dan kode perilaku serta netralitas ASN.

Bahkan KASN meminta agar hasil pelaksanaan tindak lanjut Rekomendasi KASN selesai dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja, sejak turunnya rekomendasi tersebut. Tindakan ini diambil dan mengacu kepada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil.

Selain itu KASN melalui rekomendasi tersebut juga memerintahkan kepada ASN dimaksud untuk menghapus postingan terkait pemberian dukungan atau keberpihakan kepada salah satu bakal calon atau calon Kepala Daerah.

Bahkan KASN, mengeluarkan rekomendasi sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar. (Rizal).

No Responses

Leave a Reply