Anggotanya Dilapor Pemerasan, Kasat Narkoba Minta Pelapor Buktikan 

Anggotanya Dilapor Pemerasan, Kasat Narkoba Minta Pelapor Buktikan 

RADARMAKASSAR.COM, BONE – Terkait adanya laporan pemerasan yang diduga dilakukan oleh Oknum Anggota Satres Narkoba Polres Bone ke Propam Polda Sulsel, Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Zaky Sungkar menanggapi dingin, Bahkan Ia mengatakan dengan tegas agar pelapor bisa membuktikan laporan yang dilayangkan itu.

Hal tersebut disampaikan Zaky Sungkar saat ditemui di salahsatu Warkop di bilangan Watampone, Kabupaten Bone, Minggu (1207).

Didepan wartawan Zaky mengatakan bahwa dirinya sudah pertanyakan persoalan ini ke Anggotanya dan mereka semua membantah pernyataan Ika bahwa dirinya meminta uang agar tidak ditangkap sehubungan dengan kasus narkoba yang melibatkan calon suaminya atas nama Lemang.

” Terkait itu, anggota saya sudah saya tanyai semua dan mereka semua tidak satupun mengaku bahwa pernah meminta uang sebesar Rp.10 Juta, makanya si pelapor ini harus membuktikan dong laporan itu,” terangnya.

Meski demikian, Zaky juga menuturkan bahwa jika memang apa yang dilaporkan Ika itu terbukti, maka anggota saya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. “Jadi untuk saat ini, saya belum bisa mengatakan anggota saya benar atau salah, yang pastinya kita serahkan saja ke penyidik propam polda,” tambahnya.

Senentara itu, Kadiv Humas Polda Sulsel, Kombes Pol, Ibrahim Tompo yang dikonfirmasi melalui via WA mengatakan bahwa pihaknya akan mencari kebenaran peristiwa tersebut.

” Ini baru pernyataan sepihak, namun patut kita dalami agar kebenaran peristiwa nya bisa kita dapatkan. Pasti Akan kita lidik dan cari faktanya,” tulis Ibrahim Tompo melalui WA, Minngu (12/07/2020) dini hari.

Menanggapi laporab tersebut, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Agoeng Adi Kurniawan membenarkan adanya laporan tersebut. ” Iya, Baru lapor kemarin dan masih kami selidiki,” terangnya. Sabtu malam (11/07/2020).

Ditanya terkait sanksi yang akan diberikan jika benar laporan tersebut terbukti, Agoeng hanya mengatakan bahwa oknum tersebut akan melalui sidang kode etik bahkan bisa dicopot dari jabatannya.

“Ya nanti bisa Sidang disiplin atau kode etik, Bisa Penempatan khusus ( sel 7, 14 atau 21) hari, bisa copot jabatan maupun mutasi atau tunda kenaikan pangkat,” terangnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya seorang perempuan Atas nama Ika Radiatna warg Kelurahan Biru Kecamatan. Tanete Riattang, Kab. bone
Telah melaporkan tentang terjadinya peristiwa/perkara pelanggaran disiplin atau kode etik profesi polri perihal tindakan Oknum Satres Narkoba Polres Bone berteman yang telah meminta uang sebesar Rp. 10 juta dari lelaki Sulaeman agar kasusnya tidak dilanjutkan ke proses sidik, sesuai Laporan Polisi No Lp. 33-B/VII/2020/ subbag yanduan tanggal 10 juli 2020.(Acl)

No Responses

Leave a Reply